Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jaipongan dan Calung Tasik Wakili Pentas Seni Nasional

Pasalnya ini merupakan kesempatan langka dan harus berangkat untuk unjuk kebolehan

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Kelompok kesenian Dangiang Karamat Sukapura asal Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, mewakili Tasikmalaya untuk pentas seni budaya tingkat nasional di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Tari jaipongan dan calung menjadi pilihan untuk dipentaskan.

Ketua Dangiang Karamat Sukapura Tantan Soemawinata mengatakan, kesenian sunda yang dipimpinnya langsung berlatih untuk mempersiapkan penampilannya usai menerima undangan.

Pasalnya ini merupakan kesempatan langka dan harus berangkat untuk unjuk kebolehan, apalagi seni Sunda oleh orang sundanya sendiri sudah nyaris dilupakan.

"Ternyata memang kami satu-satunya wakil dari Tasikmalaya yang berangkat ke sana, pentas di even nasional merupakan hal yang sangat langka dan tentunya ditunggu-tunggu oleh siapapun," ungkap Tantan, Minggu (30/6/2013).

Kelompok seni Dangiang Karamat Sukapura menampilkan seni jaipongan yang dipadu dengan calung, sehingga tidak mudah untuk menggabungkannya karena perlu kekompakan dan sinergis dalam gerakan yang satu sama lain jauh berbeda konsepnya.

Namun setelah beberapa hari berlatih, akhirnya ditemukan kesinergisan dalam gerak dan permainan yang disuguhkan.

"Alhamdulillah pada saatnya bermain sambutan dari warga Probolinggo di tingkatan lokal, maupun secara nasional dengan tamu undangan yang hadir kami mendapatkan sambutan yang hangat. Hingga kami utarakan keinginan untuk menggelar even serupa di Tasikmalaya, hal itupun sebagai sarana belajar kami untuk menggelar kegiatan seperti itu," jelas Tantan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Pelaku Seni Sunda warga Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Agus (42) menyebutkan, keberangkatannya ke Kota Probolinggo untuk mengharumkan nama tanah kelahirannya sama sekali tanpa ada bantuan dan dukungan nyata dari Pemkot Tasikmalaya.

"Kami berangkat dengan biaya dan tenaga serta sumberdaya yang kami miliki, tidak jadi persoalan karena memang ini pengorbanan yang kami buktikan. Demi mengharumkan nama Tasikmalaya melalui seni dan kebudayaan," ujar Agus. (Irwan Nugraha)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas