Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasangan Berkah, Ada Kejahatan Politik

"Kami menilai ada kejahatan demokrasi disini," katanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Surya,Sudharma Adi

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Herman S Sumawiredja (Berkah) melihat bahwa ada indikasi kejahatan politik di balik tak lolosnya pasangan itu dalam Pilgub Jatim.

Itu diungkapkan cawagub Herman S Sumawiredja. Mantan Kapolda Jatim itu menuturkan, pihaknya tak mempermasalahkan siapa yang akan memimpin Jatim.

Hanya saja, dia menginginkan proses ini berjalan benar dan demokratis.

"Kami menilai ada kejahatan demokrasi disini," katanya.

Dia pun menjlentrehkan terkait adanya surat pernyataan dari Ahmad Toni Dimyati (mantan Ketua PK), yang dipaksa mendukung pasangan lain.

Dia sudah bertemu dengan Toni dan menawarkan keamanan maksimum dan save house dari Polda Jatim. Namun, Toni mengaku ketakutan karena ada ancaman.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya juga sempat mendengarkan rekaman, dimana dari sekjen memengaruhi ketua umum untuk mendukung pasangan lain dengan iming-iming uang. Ini tentu indikasi kejahatan demokrasi," katanya.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas