Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tubuh Korban Letusan Rokatenda Membara Meskipun Telah Disirami Air

Tiga orang tewas akibat letusan Gunung Api Rokatenda di Pulau Palue, Sikka, NTT, Sabtu (10/8/2013) sekitar pukul 04.27 WITA.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu dan Okto Mahenat

TRIBUNNEWS.COM, PALUE - Gunung Api Rokatenda di Pulau Palue, Sikka, NTT, kembali meletus pada Sabtu (10/8/2013) sekitar pukul 04.27 WITA.

Tiga warga Palue ditemukan tewas diterjang lahar. Kondisi tubuh mereka gosong. Meski telah lama dikeluarkan dari lumpur lahar panas dan telah disirami air, suhu tubuh ketiga korban tetap panas seperti bara api.

Ketiga korban yang ditemukan tewas adalah pasangan suami istri Aloysius Roga dan Maria Wea, serta Petrus Ware.

Disaksikan Pos Kupang (Tribun Network) di Kampung Cawalo, Sabtu (10/8/2013) siang, tiga korban yang ditemukan langsung dimakamkan di samping rumah mereka di Kampung Cawalo, Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Sabtu sore.

Pemakaman ketiga korban didahului upacara yang dipimpin Diakon Ve Nahak SVD. Sebelum pemakaman, jenazah tiga korban dan masyarakat di kampung itu dikunjungi Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, Danlanal Maumere Kolonel Andi Willy, Dandim 1603 Sikka Letkol Satya, dan rombongan lain.

Bagian kepala dan seluruh tubuh ketiga korban  gosong. Jenazah ketiga korban ditutupi kain berlapis.  

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka dikuburkan tanpa peti. Tata cara ini berdasarkan adat setempat. Dua korban lain yang belum ditemukan adalah Lengga Pio dan Boy, yang diduga telah tersapu banjir lahar panas. (*)

Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas