Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bambang DH Janjikan Penyelesaian Korban Lumpur Lapindo

Bambang memainkan isu lokal yang dialami langsung oleh warganya, yakni Lumpur Lapindo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribunnews.com /  Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM  SIDOARJO - Para calon gubernur Jawa Timur berusaha menarik simpati calon pemilih dengan sejumlah janji, tak terkecuali Bambang Dwi Harto.

Dalam kampanyenya di Sidoarjo, Bambang memainkan isu lokal yang dialami langsung oleh warganya, yakni Lumpur Lapindo.

Cagub dari PDI Perjuangan ini menjanjikan akan menyelesaikan pembayaran ganti rugi para korban Lumpur Lapindo bila terpilih menjadi Gubernur Jatim.

Janji ini disampaikan Bambang saat pidato politik kampanyenya di lapangan Jimbaran, Wonoayu, Sidoarjo, Senin (19/8/2013).

Bambang mengaku menceritakan perihal isu Lumpur Lapindo ini setelah mendapat keluhan langsung dari warga korban berdampak lumpur Lapindo sesaat datang ke lokasi kampanye.

Rekomendasi Untuk Anda

"Katanya ini sungguh bencana. Tetapi, sesungguhnya itu bukan. Semestinya, ini menjadi pertanggungjawaban perusahaan," kata Bambang.

Menurut Bambang, seharusnya Pemprov Jatim bisa melaksanakan keputusan DPR dan pemerintah tentang pembayaran ganti rugi korban Lumpur Lapindo ini. Di mana DPR sudah menyetujui, bila semua yang berdampak langsung ditanggung oleh PT Minarak Lapindo dan akibat tidak langsung dibebankan kepada APBN.

"Jadi keputusannya sudah, tapi tidak bisa dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
Karena itu, gubernurnya diganti dulu supaya bisa dilaksanakan. Setuju enggak?" teriak Bambang.

Menurut Bambang, masalah penyelesaian ganti rugi korban Lapindo ini harus segera diselesaikan. Sebab, para korban sudah merasa frustasi karena belum juga mendapatkan haknya kendati lumpur Lapindo terjadi sejak tujuh tahun lalu.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas