Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sekolah di Muara Bungo Banyak Paksa Siswa Tebus Buku

Kasus pemaksaan pembelian buku pelajaran oleh sekolah, kembali marak di daerah Sumatera Selatan.

Tribun X Baca tanpa iklan

Laporan Wartawan Tribun Jambi Muhlisin Madras

TRIBUNNEWS.COM, MUARA BUNGO - Kasus pemaksaan pembelian buku pelajaran oleh sekolah, kembali marak di daerah Jambi.

Padahal, sejak adanya program bantuan operasional sekolah (BOS), pihak sekolah dilarang mengorganisasikan, apalagi memaksa siswanya membeli buku pelajaran.

Kejadian seperti ini, disinyalir terjadi di banyak SD di Muara Bungo. Itu seperti yang dikeluhkan oleh sejumlah wali murid SD Negeri 101Muara Bungo. Wali murid, mengeluh karena mesti merogoh kocok ratusan ribu rupiah.

Seperti dikatakan Rochman, untuk tiga buku mata pelajaran, ia mesti menebus hampir Rp 200 ribu. Menariknya, wali murid diarahkan oleh sekolah untuk membeli kepada salah satu distributor penerbit.

Indikasi adanya 'hitungan' antara sekolah dan penerbit, juga semakin kentara. Pasalnya, ketika membeli buku, wali murid harus mencantumkan nama anak di penerbit. Diduga, nama itu sebagai "absensi" tanda jadi kerjasama dengan pihak sekolah.

"Setor nama anak ini yang bikin kami curiga, ada deal antara distributor penerbit dan pihak sekolah. Mestinya kan ya beli saja," tandas Rochman, Senin (26/8/2013).

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jambi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas