Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ayah Wilfrida Soik Meninggal karena Penyakit Jantung

Hasil visum dokter RSUD Atambua, menyebutkan bahwa kematian Rikardus Mauk, ayah dari Wilfrida Soik karena penyakit jantung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Tribunnews.com, Atambua -- Hasil visum dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, menyebutkan bahwa kematian Rikardus Mauk, ayah dari Wilfrida Soik—TKI yang terancam hukuman mati di Malaysia—pada Minggu (6/10/2013) sekitar pukul 03.00 disebabkan penyakit jantung.

Informasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Belu, Ludovikus Taolin, ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (8/10/2013) malam.

“Kemarin setelah mendapat informasi dari Kepala Desa Faturika tentang kabar kematian ayah Wilfrida, maka saya langsung meminta polisi dan dokter untuk periksa, dan hasilnya menurut dokter karena sakit jantung,” ungkap Ludovikus.

Menurut Ludovikus, setelah mendengar hasil tersebut, pihak keluarga besar Rikardus kemudian mengurungkan niatnya untuk melakukan otopsi. “Jenazahnya baru saja dikubur sekitar pukul 18.00 Wita sore tadi, setelah sebelumnya diadakan misa pelepasan jenazah pada pukul 16.00 Wita,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Rikardus Mauk, ayah dari Wilfrida Soik, meninggal dunia setelah terjatuh di sudut rumah, Minggu (6/10/2013) sekitar pukul 03.00. Rikardus meninggal di kediamannya di Kampung Koloulun, Desa Faturika, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas