Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusiman Gantung Diri karena Tidak Sanggup Menafkahi Keluarga

Warga di Dusun Empawek, Kabupaten Sanggau, dihebohkan dengan peristiwa bunuh diri yang dilakukan Rusiman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Haryanto

TRIBUNNEWS.COM, SANGGAU - Warga di Dusun Empawek, Desa Palem Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, dihebohkan dengan peristiwa bunuh diri yang dilakukan Rusiman, Senin (14/10/2013).

Ia ditemukan tewas dengan cara menggantungkan leher dengan seuntai tali plastik berwarna kuning, di pohon nangka, di belakang rumahnya, Senin sekitar pukul 05.30 WIB.

"Korban ditemukan sudah tewas sekira jam 05.30 WIB dengan posisi tergantung di pohon nangka di belakang rumah korban dengan menggunakan tali plastik berwarna kuning," jelas Kapolsek Parindu Ajun Komisris Mediyanto, Senin.

Pihaknya, belum mengetahui secara pasti penyebab korban melakukan aksi nekat tersebut. Sebabnya, pihak keluarga terutama istri korban Rupinarus (32) masih terlihat berduka.

"Namun, dari informasi yang kita dapat dugaannya korban mengalami depresi karena beban keluarga. Sehari-hari korban memang menjadi tumpuan tulang punggung keluarga," ungkapnya.

Korban diungkapkan kapolsek sudah dilakukan visum di Puskesmas Bodok. Menurut keterangan, tak ada tanda-tanda kekerasan pada korban. "Sudah dilakukan visum, memang ada bekas gantung diri di leher," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas