Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bandara Silampari di Lubuklinggau jadi Tempat Balapan Liar

Landasan Bandar Udara Silampari, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dijadikan warga arena balap sepeda motor.

TRIBUNNEWS.COM, LUBUKLINGGAU - Landasan Bandar Udara Silampari, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dijadikan warga arena balap sepeda motor.

Selain jadi arena balap liar, area bandara itu juga dijadikan lokasi bagi warga yang hendak belajar mengemudikan kendaraan roda empat

"Saat tidak ada pesawat yang masuk, kami memanfaatkan landasan itu untuk belajar mengemudi mobil. Tapi ada juga anak muda kebut-kebutan balap sepeda motor," kata Misnah, seorang warga yang tengah belajar mengemudi kendaraan roda empat di landasan tersebut, Selasa (15/10/2013).

Ia mengatakan, lokasi itu sangat luas dan terdapat jalan umum melintas di landasan bandara tersebut, sehingga masyarakat leluasa bermain dan belajar mengemudi kendaraan roda empat.

Pada hari lebaran, landasan pesawat Silampari itu juga menjadi lokasi obyek wisata, bagi warga beserta keluarganya.

Seorang aktivis Kota Lubuklinggau Herman Sawiran menyarankan, pemerintah daerah harus membuat pengamanan ketat di sekitar bandara tersebut karena bisa menimbulkan korban jiwa.

"Kami menilai saat ini belum ada upaya serius pemerintah daerah, khusus Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menangani bandara tersebut," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Mestinya, tidak lagi ada jalan umum melintasi bandara tersebut. Terlebih, landasan itu sudah berfungsi meskipun baru dua kali seminggu disinggahi pesawat.

Pengamanan di sekitar bandara wajib dilakukan, baik dari gangguan manusia maupun hewan ternak, karena pesawat akan terganggu mendarat bila sitausi lapangan tidak aman.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikan Kabupaten Musirawas Ari Narsa membenarkan bahwa keamanan bandara itu masih minim.

"Kita mulai tahun ini memprogramkan memindahan jalan umum yang melintasi bandara itu ke lokasi lain, di samping akan melakukan pemagaran di sekeliling landasan tersebut," ujarnya.

Perluasan bandara Silampari terus dilakukan terkait akan beroperasi secara rutin maskapai Boieng 737-500 awal 2014.

Untuk 2013 pihaknya akan membebaskan lahan warga selas 7,2 hektare terdiri atas perpanjangan landasan 6,2 hektare dan satu hektare lokasi apron atau parkir pesawat, jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas