Opel Blazer Ini Masuk Bak Truk Tronton karena Sopirnya Mengantuk
Diduga sopirnya mengantuk, mobil Opel Blazer nopol B 7291 RG, menabrak truk tronton yang parkir di tepi jalan, Jumat (29/11/2013).
Laporan Wartawan Surya Imam Taufiq
TRIBUNNEWS.COM, BLITAR - Diduga sopirnya mengantuk, mobil Opel Blazer nopol B 7291 RG yang dikemudikan Heri Kurniawan (45), menabrak truk tronton yang parkir di tepi jalan, Jumat (29/11/2013).
Kecelakaan itu terjadi di Jl Raya Tanjung, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, tepatnya di sebelah barat lampu merah jalan raya setempat.
Akibat kejadian itu, mobil Opel Blazer tahun 1996 itu rusak parah karena bodi depannya ringsek. Itu karena sempat masuk ke bawah bak tronton.
Bahkan, kemudinya sampai patah karena saking kerasnya benturan. Tak terkecuali, kaca depan, kedua pintu samping kanan dan kiri ringsek, termasuk kacanya juga hancur.
Namun, kedua penumpang mobil Opel Blazer itu selamat. Sopirnya yang merupakan warga Jl Kawi Brantas, Kelurahan Kepanjen Lor, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, hanya mengalami luka ringan.
Sedang penumpang lainnya, Isnaini Laili Marwah (43), warga Jl Tirtosari, Kota Solo yang duduk di sebelah kiri sopir mengalami luka parah. Dadanya terbentur bodi tronton akibat mobil yang ditumpangi masuk ke bawah bak truk.
"Karena mobil itu masuk ke bawah bak tronton, maka untuk mengevakuasi korbannya, trontonnya harus dimajukan dulu," kata Iptu Sutrisno Kanit Laka Polres Blitar Kota.
Meski belum ada yang dimintai keterangan namun Sutrisno menduga kalau kecelakaan itu akibat sopir Blazer mengantuk.
"Kalau tidak mengantuk, sepertinya tidak mungkin. Sebab, posisi parkir tronton itu sudah di tepi jalan dan berada di tempat yang terang karena di bawah lampu penerangan jalan," tuturnya.
Menurutnya, kecelakaan itu terjadi pukul 03.30 WIB. Saat itu mobil Blazer melaju dari arah Kediri.
Sementara, truk tronton dengan nopol N 8018 FA yang dikemudikan Suwarno (59), warga Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Kab Malang itu hendak membongkar muatannya, beras seberat 9 ton.
Namun, saat kejadian itu terjadi, Suwarno sedang tertidur di bangku sopir karena menunggu toko buka pagi hari dan menurunkan muatannya.