Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasnah Diupah 200 RM untuk Bawa 5 Ribu Detonator Bom ke Bone

Hasnah Umareng, mengakui tak mengetahui barang yang dititipkan kepadanya tersebut ternyata adalah lima ribu detonator bom aktif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hasnah Diupah 200 RM untuk Bawa 5 Ribu Detonator Bom ke Bone
Tribun Timur/Ali
Hasna Umareng (45), Warga Kabupaten Bone, saat diperiksa di Polsek Pelabuhan Nusantara, Parepare, Jumat (3/1) . Hasnah Ditangkap karena membawa 50 dos kecil berisi ribuan detonator. 

TRIBUNNEWS.COM, PAREPARE - Hasnah Umareng, mengakui tak mengetahui barang yang dititipkan kepadanya tersebut ternyata adalah lima ribu detonator bom aktif.

Hasnah yang mengaku sebagai pedagang tersebut, tertangkap polisi tengah membawa ribuan detonator bom, bahan peledak, dan sabu di Pelabuhan Parepare, Jumat (3/1/2014) siang.

Kepada petugas, Hasnah mengaku mendapatkan detonator tersebut dari rekannya bernama Ali.

Selanjutnya, ia dipesankan untuk menyerahkan barang tersebut kepada pria yang disebut-sebut bernama La Gondrong, warga Benteng, Patiro Bajo, Bone.

"Saya tidak tahu barang apa itu. Saya hanya menerima titipan dari Ali untuk diserahkan pada La Gondrong," katanya.

Hasnah mengakui, dengan membawa titipan tersebut dia mendapatkan imbalan uang sebesar 200 ringgit Malaysia.

Detonator tersebut, kata Hasnah lagi, menurut rekannya yang memberi titipan, akan dibawa ke Kabupaten Enrekang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Teman saya itu cuma bilang mau dibawa ke Enrekang. Saya juga tidak tahu untuk apa," katanya.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas