Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekeluarga Tersengat Listrik: Dua Orang Meninggal Dunia

Dua di antaranya meninggal, seorang lagi selamat, namun harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - Satu keluarga di RT 02/01, Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu tersengat listrik. Dua di antaranya meninggal, seorang lagi selamat, namun harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Ketiganya tersengat aliran listrik dari kabel yang terkelupas yang melintang di atas atap rumah saudara mereka, Sabtu (4/1). Dua korban meninggal adalah Kadrani (50), dan menantunya, Sanita (35). Adapun korban selamat, Dasim (25), anak Kadrani atau adik ipar Sanita.

Peristiwa bermula ketika Kadrani membetulkan antena televisi di atap rumah kakaknya, Rukim (53). Ia naik ke atap rumah dan langsung memeriksa antena televisi.

Namun saat memeriksa antena itu, rupanya tangan Kadrani tanpa sengaja menyentuh kabel listrik PLN yang melintas di atas atap. Kabel tersebut terkelupas bungkusnya sehingga aliran listrik langsung menyengat tangan Kadrani.

Mengetahui mertuanya tersengat listrik, Sanita langsung naik ke atap rumah. Ia berusaha menolong. Sayang, upayanya gagal, dan Sanita malah ikut tersengat listrik.

Saat mertua dan menantu itu tersengat listrik, anak Kadrani, Dasim langsung berusaha menolong. Ia menarik kedua korban dari sengatan listrik, dan berhasil. Namun saat ditarik, tubuh ketiga orang itu terjatuh hingga terluka.

Ketiganya pun langsung dilarikan ke rumah sakit. Nahas, dalam perjalanan menuju rumah sakit, Kadrani dan Sanita mengembuskan napas terakhir. Kapolres Indramayu, AKBP Wahyu Bintono melalui Kapolsek Anjatan, AKP Gustaf S, mengatakan aparat kepolisian yang segera datang ke lokasi sempat memberikan pertolongan pertama, sebelum membawa para korban ke rumah sakit. Polisi, kata Kapolsek, masih mendalami kasus tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sejumlah saksi kami mintai keterangan. Kasusnya masih kami dalami," kata Kapolsek.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas