Sopir Indomaret Mengaku Uang Rp 80 Juta Dibawa Kabur Perampok
Saat dia keluar dan terjadi perdebatan Feri langsung dimasukkan kedalam mobil box BK 8996 MN yang ia bawa
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Medan, Indra Gunawan Sipahutar
TRIBUNNEWS.COM, LUBUK PAKAM - Feri Gunawan (24) warga Jln Bakti I Lubuk Pakam, sopir barang PT Indomarco Prismatama (Indomaret) mengaku dirampok, Kamis (9/1/2014). Berdasarkan laporan polisi yang dibuat Feri peristiwa ini terjadi sekira pukul 00.20 WIB di Jln Sudirman Kel Paluh Kemiri Lubuk Pakam.
Hingga pukul 13.40 WIB Feri masih menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Deliserdang. Informasi didapat ada kejanggalan dalam kasus ini.
Dalam laporannya, Feri mengaku sebelum kejadian baru saja mengantar barang-barang ke toko-toko Indomaret yang ada di Lubuk Pakam. Uang Rp 80 juta dari toko-toko ia bawa kedalam mobil.
Begitu berada di TKP, Feri mengaku langsung dipepet oleh mobil Toyota Avanza. Saat dia keluar dan terjadi perdebatan Feri langsung dimasukkan kedalam mobil box BK 8996 MN yang ia bawa.
Dia juga mengaku ditodong dengan senjata api dan diikat lalu dibawa ke kawasan Tanjung Morawa. Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari kepolisian.
Feri mengaku uang Rp 80 juta hasil penjualan dari toko-toko Indomaret yang ada di Lubuk Pakam telah dibawa kabur oleh kawanan perampok.
Sementara itu, Yekieli Lase Humas Indomaret yang datang ke Satreskrim Polres Deliserdang mengatakan uang Rp 80 juta itu diambil didalam brankas dan disimpan didalam bagian belakang mobil box yang dibawa oleh Feri.
"Rp 80 juta uang yang hilang. Kejadian seperti ini sudah dua kali terjadi. Sebelumnya pernah juga terjadi di kawasan Serdang Bedagai," ujar Yekieli.(dra/tribun-medan.com)