Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Santri Pondok Pesantren As'ad Keracunan Nasi Bungkus

Tiga dari 18 orang santri pesantren As'ad yang sempat dirawat di Puskesmas Olak Kemang akibat keracunan nasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Santri  Pondok Pesantren As'ad  Keracunan  Nasi Bungkus
ilustrasi santri keracunan makanan 

Tiga  Santri  Terpaksa  Dirawat

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNNEWSI.COM, JAMBI - Tiga dari 18 orang santri pesantren As'ad
yang sempat dirawat di Puskesmas Olak Kemang akibat keracunan nasi
bungkus, kini terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Abdul Manap
Kota Jambi.

Kepala Puskesmas Olak Kemang, Yefri Yanda menjelaskan, ketiga pasien
tersebut saat ini sudah ditangani oleh pihak rumah sakit.

Menurutnya, yang memang mengkhawatirkan hanya satu pasien, yaitu pasien
yang mengalami sesak nafas, sementara dua pasien lainnya memang sengaja
meminta untuk dirujuk.

"Satu orang sesak nafas, dan yang dua  orang lainnya kondisinya sudah mulai
baik, akan tetapi mereka meminta  untuk dirujuk, jadi kita rujuk ke RSU,"
kata Yefri yang dikonfirmasi  wartawan melalui ponselnya, Rabu (22/1/2014).

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (21/1/2014) ada  puluhan santri
Pondok Pesantren As'ad yang keracunan, namun yang dirawat ke puskesmas
hanya 18 orang. Dugaan sementara, keracunan tersebut dikarenakan
mengkonsumsi nasi bungkus dengan lauk dendeng, saat peringatan Maulid
Nabi Muhammad SAW.

Dari jumlah keseluruhan santri yang  dilarikan ke rumah sakit, empat
diantaranya sudah pulang ke rumah sedangkan yang lainnya masih terbaring
lemah di puskesmas, namun  kondisinya tidak begitu berbahaya lagi dan
sebagian sudah mulai pulih.

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (21/1/2014) ada  puluhan santri
Pondok Pesantren As'ad yang keracunan, namun yang dirawat kepuskesmas
hanya 18 orang. Dugaan sementara, keracunan tersebut dikarenakan
mengkonsumsi nasi bungkus dengan lauk dendeng, saat peringatan Maulid
Nabi Muhammad SAW.

Pada hari itu juga, sampel yang dimakan  korban keracunan tersebut sudah
diambil Dinkes Kota Jambi untuk  diserahkan ke BPPOM Provinsi Jambi.

Sumber: Tribun Jambi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas