Tiga Benda Mirip Bom Masuk Dalam Jaring Nelayan
Tiga nelayan penemu benda mirip bom torpedo di perairan Bungko, perbatasan Cirebon-Indramayu
Editor:
Budi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM CIREBON, - Tiga nelayan penemu benda mirip bom torpedo di perairan Bungko, perbatasan Cirebon-Indramayu tidak tahu jika benda itu adalah bom. Ia hanya mengira benda itu adalah besi biasa.
"Saya kira itu besi. Saya dan teman-teman pun membawa pulang benda tersebut dengan niat untuk dijual ke tukang besi," ujar Badono, satu dari tiga nelayan, saat ditemui di Desa Bungko, Jumat (31/1).
Ternyata, setelah dibawa pulang dan sejumlah warga melihatnya, warga menduga benda temuan tiga nelayan itu bukan besi biasa. Kemudian, warga pun melapor ke aparat desa setempat, dan aparat desa melapor ke Polsekta Kapetakan.
Benda mirip bom torpedo itu ditemukan Badono dan dua temannya yakni Maryadi (55), dan Wana (50). Ketiganya tercatat sebagai warga Blok III, RT 03/03, Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.
Ketika itu, ketiga nelayan tersebut hendak mencari ikan di perairan Ujung Tua, perbatasan Kabupaten Cirebon dan Indramayu. Mereka mencari ikan dengan jaring. Namun ketika jaring ditebar dan hendak diangkat, ternyata ada tiga benda mirip bom torpedo nyangkut di jaring.
"Di jaring saya dua, dan di jaring teman satu," ujar Badono.
Kepala Polres Cirebon Kota, AKBP Dani Kustoni melalui Kepala Polsekta Kapetakan, AKP Amat Suhermat mengatakan, ada tiga benda mirip bom torpedo yang ditemukan nelayan. Benda itu ditemukan Selasa (28/1), tapi baru dilaporkan ke Polsekta Kapetakan Kamis (30/1) malam.
"Sudah ada tim jibom Polda Jabar yang memeriksa benda tersebut," kata Amat, Jumat (31/1). (roh)