Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bandara Trunojoyo Gandeng Trans Asia Pacific Malaysia

Bandara Trunojoyo akan dijadikan sebagai sekolah calon pilot Trans Asia Pacific Flight Training (APFT) Malaysia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Bandara Trunojoyo Gandeng Trans Asia Pacific Malaysia
Bandara Trunojoyo Sumenep Gandeng Trans Asia Pacific Malaysia 

TRIBUNNEWS.COM , SUMENEP– Setelah melakukan kontrak kerjasama dengan beberapa maskapai penerbangan di tanah air, kini Pemkab Sumenep  menggandeng lembaga penerbangan negeri jiran Malaysia. Kontrak kerjasama telah ditandatangani Bupati Sumenep, A Busyro Karim atasnama Bandara Trunojoyo dengan pihak Trans Asia Pacific Flight Training (APFT) Malaysia, Sabtu lalu.

Bandara Trunojoyo selain dipersiapkan untuk penerbangan komersial, akan dijadikan sebagai sekolah calon pilot Trans Asia Pacific Flight Training (APFT) Malaysia yang akan ditempatkan di Bandara Trunojoyo Sumenep.

Bupati Sumenep, A Busyro Karim menjelaskan kerjasama yang dibangun dengan Trans Asia Pacific Flight Training (APFT) Malaysia diharapkan Bandara Trunojoyo sekaligus untuk mempercepat Bandara Trunojoyo ke Bandara komersial seperti yang diharapkan  masyarakat Sumenep.

‘’Setidaknya tahun ini sudah bisa direalisasikan kerjasama sekolah penerbangan tersebut, lalu kemudian tahun ini pula Bandara Trunojoyo sudah bisa komersil,’’ tendas Busyro.

Dikatakan, Bandara Trunojoyo saat ini masih memiliki landasan pacu sepanjang 1.200 meter. Di tahun 2014 ini, Pemkab Sumenep melalui APBD Sumenep telah dianggarkan dana sebesar Rp 9 miliar untuk pembebasan tanah yang akan digunakan untuk penambahan landasan pacu.

‘’Saat ini panjang landasan pacu atau runway itu masih 1200 meter, kita harapkan dengan adanya tambahan dana  maka landasan pacu itu bisa sesuai harapan yakni 1400 meter,’’ kata Busyro optimis.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini lanjut Busyro, selain kerjasama sekolah penerbangan dengan Malaysia, pihaknya juga mengaku sudah ada komunikasi dengan Wings Air, dan bisa menyediakan pesawat komersial berkapasitas 50 kursi. ‘’ Cuma kita masih memperhitungkan blockseat yang dibebankan ke kita dan itu sudah kita perbincangan dengan beberapapihak termasuk sejumlah pengusaha migas di Sumenep,’’ pungkas Busyro

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas