Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kaum Ibu Korban Kebakaran Minta Dibuatkan 'Tenda Asmara'

Sejumlah pengungsi di posko penanggulangan korban kebakaran Sungai Bolong, Nunukan, meminta dibangunkan tenda asmara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kaum Ibu Korban Kebakaran Minta Dibuatkan 'Tenda Asmara'
Ilustrasi Bilik Asmara 

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Sejumlah pengungsi di posko penanggulangan korban kebakaran Sungai Bolong, Nunukan, Kalimantan Timur, meminta dibangunkan tenda asmara.

Permintaan itu, mereka sampaikan saat dikunjungi Komandan Kodim 09/11 Nunukan, Letkol Putra Widiastawa.

"Yang menjadi kendala sekarang masalah asmara, Bapak," ujar seorang ibu penghuni tenda pengungsian, sambil senyum-senyum, di Nunukan, Senin (3/2/2014).

"Jangan khawatir Bu, nanti kita bangunkan," ujar Putra, yang didampingi istrinya serta Komandan Satgas Pamtas Yonif 100/Raider Letkol Inf Indra Saftar Feryansah.

Para pengungsi yang kebanyakan para ibu ini pun menyambut canda dari Dandim. "Kalau cuma satu, kelamaan ngantri-nya Pak," kata seorang perempuan pengungsi.

Suasana tenda pengungsian pun akhirnya cair dengan tawa para penghuni tenda pengungsian yang siang hari ini didominasi oleh para ibu.

Tak mau ketinggalan, Camat Nunukan Umboro Hadi Suseno juga menyela candaan ibu-ibu pengungsi.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada kunjungan itu, Putra Widiastawa juga menyalurkan bantuan berupa sembako, mi instan, minyak goreng, dan pakaian layak pakai partisipasi dari masyarakat, polres, dan Satgas Pamtas Yonif 100/ Raider.

Kebakaran yang menghanguskan permukiman terpadat di Nunukan pada pukul 10.00 Wita Kamis kemarin membuat 428 jiwa dari 108 kepala keluarga yang tinggal di bantaran Sungai Bolong dipastikan kehilangan tempat tinggal mereka.

Dari informasi terakhir, 63 rumah hangus dilalap api. Sebanyak 47 kepala keluarga mengungsi di tenda posko penanggulangan bencana kebakaran, sementara sisanya mengaku lebih memilih mengungsi di tempat sanak saudara mereka.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas