Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Risma Sebut Banyak Orang Gila di Surabaya Tak Bisa Bahasa Jawa

Tri Rismaharini bercerita banyaknya orang sakit jiwa yang sengaja dibuang ke Surabaya. Bagaimana Risma tahu?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Risma Sebut Banyak Orang Gila di Surabaya Tak Bisa Bahasa Jawa
ANTARA FOTO/ISMAR PATRIZKI
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau akrab disapa Risma bercerita banyaknya orang sakit jiwa yang sengaja dibuang ke Surabaya.

Hal itu dikatakan Risma saat menjadi pembicara dalam acara dialog kebangsaan bertajuk "Nasionalisme: Dari Daerah Membangun Indonesia" di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Sabtu (8/3/2014).

"Banyak orang gila yang dibuang ke Surabaya. Kenapa saya tahu? Karena banyak yang enggak bisa bahasa Jawa," kata Risma.

Namun, karena tidak tega mengembalikan mereka ke tempat asalnya, Risma akhirnya menginstruksikan jajarannya untuk merawat mereka di panti-panti di Surabaya. Menurutnya, sampai saat ini jumlah orang gila yang sudah dirawat mencapai seribu orang lebih.

"Biarpun gila, mereka ini kan, tetap ciptaan Tuhan. Kalau dikembalikan pasti dibuang lagi, kasihan. Maka kita rawat saja dulu. Saat ini orang gila yang dirawat mencapai 1.189 orang," ujarnya.

Setelah dirawat dan diberikan obat di panti, sebagian dari mereka ada yang menunjukkan kesembuhan. Setelah sembuh, mereka baru dikembalikan ke daerah asal atau keluarga masing-masing.

"Tahun kemarin ada 47 orang gila yang sudah sehat kami kembalikan," kata Risma.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas