Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Pelajari CCTV di RS Hasan Sadikin Lacak Penculik Bayi

Kapolsek Sukajadi, Bandung, Ajun Komisaris Polisi Sumiati mengatakan, pihaknya akan mempelajari lebih lanjut jejak pelaku penculikan bayi di RSHS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Polisi Pelajari CCTV di RS Hasan Sadikin Lacak Penculik Bayi
Kompas.com/Rio Kuswandi
Seorang bayi dicuri dari ruang bersalin di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kepala Polsek Sukajadi, Bandung, Ajun Komisaris Polisi Sumiati mengatakan, pihaknya akan mempelajari lebih lanjut jejak pelaku penculikan bayi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung lewat rekaman CCTV.

"Kita akan mapping, kita pelajari keluar masuknya kendaraan, kita saring di sana untuk kita tindak lanjuti disesuaikan dengan jam pelaku beroperasi di rumah sakit ini," kata Sumi pada jumpa pers di ruang sidang RSHS, Bandung, Rabu (26/3/2014).

Informasi yang sudah dikumpulkan polisi, antara lain, pelaku terdeteksi keluar gerbang pada pukul 19.31 WIB. Pemeriksaan dan keterangan dari para saksi akan terus dikumpulkan untuk melacak.

"Yang paling membantu kami keterangan dari para saksi. Keterangan saksi akan terus kita kumpulkan," ujarnya.

Hingga saat ini, lima orang yang dijadikan sebagai saksi.

"Kita akan kumpulkan keterangan saksi, baik dari mahasiswa, satpam, dokter yang menangani, dan bidan. Kita lihat saja nanti," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, bayi yang baru dilahirkan itu hilang Selasa (25/3/2014) malam saat ditinggal kedua orangtuanya pergi ke toilet. Mereka lalu memercayakan bayinya kepada perempuan yang dikira keduanya sebagai dokter rumah sakit tersebut. Padahal, orang yang mengaku-ngaku sebagai dokter itu diduga adalah pelakunya.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah keluar dari WC, pasangan itu terkejut karena mendapati buah hati mereka tak berada di tempatnya. Keduanya lantas mengadukan kasus ini kepada pihak rumah sakit dan diteruskan kepada polisi.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas