Tsunami Tak Terjadi Warga Pesisir Takalar Kembali Beraktivitas
Hingga pukul 21.29 Wita, warga yang berdomisili di pesisir laut Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan akhirnya kembali beraktivitas seperti biasa.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Timur, Uming
TRIBUNNEWS.COM, TAKALAR - Hingga pukul 21.29 Wita, Kamis (3/4/2014) malam, warga yang berdomisili di pesisir laut Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan akhirnya kembali beraktivitas seperti biasa.
Info akan adanya tsunami setinggi 0,5 meter akibat dampak gempa Cile yang akan melanda beberapa wilayah pesisir Takalar pukul 19.44 Wita pun tidak terjadi.
Camat Galesong Utara, Hamzah yang dihubungi Tribun Timur (Tribunnews.com Network) mengatakan meski perkiraan kejadian tsunami sudah melewati batas waktu yang diinformasikan, dia tetap mengimbau kepada warganya agar waspada.
"Sampai sekarang alhamdulillah belum ada ini didengar suara-suara aneh dari laut. Warga juga sudah kembali beraktivitas seperti biasa. Ada yang lagi main kartu di posko pemenangan caleg. Tapi saya tetap waspada, standby kalau-kalau ada informasi, saya akan langsung meluncur," paparnya.
Informasi tsunami tersebut juga membuat sebagian warga marah dan menganggap hanya isu yang sengaja disebar ke khalayak. Namun Hamzah mengatakan laporan dari BMKG tentu tidak bisa disalahkan. Meski tidak terjadi tapi lebih baik mengantisipasi sebelum bencana datang.
"Ada tadi kepala desa saya yang menelpon, katanya warga marah-marah. Lalu dia bilang jangan marahi saya, tapi marahi camatnya," tambahnya sambil tertawa.