Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

30.398.769 Warga di Surabaya Besok akan Mencoblos

Sebanyak 12 partai politik (parpol) akan bertanding untuk merebut suara rakyat dalam pesta demokrasi lima tahunan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 30.398.769 Warga di Surabaya Besok akan Mencoblos
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) bersama pegawai kecamatan menurunkan kotak suara dari atas perahu usai tiba di Pelabuhan Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, Senin (7/4/2014). Sebanyak 15 ribu surat suara, 188 kotak suara, dan logistik lainnya mulai didistribusikan KPU Kota Batam ke sejumlah pulau terdepan seperti Pulau Terong, Pulau Pecung, Pulau Kasu, serta Pulau Pemping yang berbatasan dengan Singapura. TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Pemilu 2014 akan resmi digelar, Rabu besok (9/4/2014). Sebanyak 12 partai politik (parpol) akan bertanding untuk merebut suara rakyat dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Ke-12 partai tersebut adalah Partai NasDem, PKB, PKS, PDIP, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, PPP, Partai Hanura, PBB, dan PKPI. Hampir semua parpol tersebut memasang target tinggi, bahkan beberapa diantaranya yakin dapat menjadi pemenang pemilu.

Di Jatim, jumlah pemilih mencapai 30. 398.769 orang atau terbanyak kedua di Indonesia setelah Jawa Barat. Dari jumlah pemilih itu, pemilih laki-laki 14.957.275 orang, sedangkan pemilih perempuan mencapai 15.441.494. Para pemilih itu tersebar di 8.501 desa di 664 kecamatan yang ada di 38 kabupaten/kota se-Jatim.

“Nah, 30 juta para pemilih di Jatim tersebut akan menggunakan hak pilih di 86.389 tempat pemungutan suara (TPS). Pemungutan suara akan dilaksanakan mulai pukul 07.00 sampai pukul 13.00,” ujar Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam Selasa (8/4/2014) malam.

Dari 12 parpol yang akan bertanding, semua partai mematok target tinggi. Bahkan beberapa diantara parpol optimis dapat menjadi pemenang pemilu di bumi Jatim.

Partai Demokrat sebagai partai pemenang pemilu 2009, optimis dapat mempertahankan perolehan suara dalam Pemilu 9 April.

Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo mengatakan, pada pemilu 2009, partainya mendapat suara 20,5 persen dari jumlah suara sah. Sementara kursi di DPRD Jatim yang diraih mencapai 22 kursi atau (22 persen) dari total 100 kursi di DPRD Jatim.

Rekomendasi Untuk Anda

“Nah, perolehan suara itulah yang akan kami pertahankan,” ujarnya, kepada Surya, Selasa (8/4/2014).

Meski berat, ditengah sejumlah permasalahan yang mendera partai nomor urut tujuh, Soekarwo yang juga Gubernur Jatim ini berharap, langit di provinsi dengan 38 kabupaten/kota tetap berwarna biru.

“Dengan berhasilnya pelaksanaan program pemerintah yang pro rakyat di Jatim dan sentuhan langsung dari caleg (calon legislatif) yang diusung oleh Demokrat dalam menyapa konstituen dan calon pemilih, insya Allah upaya mengembalikan suara seperti semua itu akan terwujud,” tegas Pakde Karwo.

Berbeda dengan Partai Demokrat,  PDIP Jatim yakin dapat menjadi pemenang pemilu 2014 di Jatim. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDIP Jatim Suhandoyo mengatakan, partainya memasang target minimal 27 persen suara. Sementara target optimis adalah meraih 30 persen suara dari total suara sah. Jumlah kenaikannya cukup besar dari suara yang diraih pada pemilu 2009, dimana PDIP hanya meraih 17 kursi di DPRD Jatim atau menjadi partai yang memperoleh suara nomor dua terbesar setelah Demokrat.

“Kita yakin, suara yang diaraih tersebut akan mengantarkan PDIP sebagai pemenang pemilu,” katanya.

Menurut Suhandoyo, target yang dipasang PDIP bukan asal-asalan, karena berdasarkan berbagai pertimbangan dan indikator yang cukup rasional. Meski PDIP merupakan partai oposisi, tapi partai banteng moncong putih ini mengaku menginisiasi dan memberikan kontribusi pemikiran ide dan mengawal pelaksanaannya di lapangan terhadap program pro rakyat yang ada di Jatim.

“Itu tercermin dari pemandangan umum Fraksi PDIP dalam segala persoalan, baik ketika proses pembuatan Perda maupun program pemerintah,” jelasnya.

Faktor lainnya, rakyat Jatim, kata Wakil Ketua Komis C DPRD Jatim ini sudah tahu dengan rekam jejak dan apa yang dilakukan PDIP, selaku partai wong cilik.

Rasa optimism yang berlebihan juga ditunjukkan PKB. Jika pemilu 2009, suara yang diraih hanya 13 kursi atau jadi pemenang ketiga setelah Demokrat dan PDIP. Pada pemilu 2014, PKB memasang target minimal 24 kursi dan target optimis 26 kursi.

Wakil Ketua DPW PKB Jatim Fuad Mahsuni mengatakan, target yang dipasang partainya itu cukup rasional. Saat ini, kondisi internal PKB sangat solid dan tidak terpecah seperti pemilu 2009. Selain itu, dukungan penuh dari pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di hampir semua tingkatan juga menambah optimisme meraih target suara tersebut.

“Sekarang MWC (majelis wakil cabang) dan PC (pengurus cabang) NU di Jatim semua mendukung dan tidak terpecah seperti 2009. Kiai kultural (kiai khos) juga banyak yang secara terbuka menyatakan dukungan dan ikut menkampanyekan PKB. Mereka semua rindu PKB dan ingin agar PKB menang di Jatim,” tegasnya.

Berdasar fakta itu, PKB, kata Fuad yakin partai yang didirikan oleh KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) itu akan dapat mengembalikan suara yang hilang dalam pemilu sebelumnya.

“Kami yakin dapat merebut kekuasaan yang pernah diraih pada pemilu 1999 dan pemilu 2004,” yakin Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini. (Mujib Anwar)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas