30-an Warga Bantul Terserang Chikungunya
Sekitar 30 orang warga Tibayan, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul diduga menderita chikungunya.
Editor:
Sugiyarto
Laporan Reporter Tribun Jogja, Siti Ariyanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sekitar 30 orang warga Tibayan, Pedukuhan Bakung, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul diduga menderita chikungunya. Sebagian warga ada yang telah sembuh, tetapi ada pula yang hingga kini masih merasakan sakit.
Parjono (60), warga RT 3 Tibayan juga menderita chikungunya belum lama ini. Tiga hari tiga malam ia tak dapat tidur karena badan panas, pusing dan rasa ngilu yang luar biasa.
Beberapa hari ia sempat tidak dapat berjalan karena merasakan ngilu. Beruntung saat ini ia sudah sembuh, meskipun terkadang masih merasakan ngilu di tulang-tulangnya.
"Berobatnya ke Puskesmas. Ya dikasih obat gitu, sama banyak minum jus jambu. Anak-anak yang pada suka makan jambu engga pada kena chikungunya lho," kata Parjono, Selasa (15/4/2014).
Selain dirinya, tiga anggota keluarganya yang lain juga diduga terkena chikungunya. Salah satunya Diah (28) yang merupakan anak Parjono.
Menurut Mujono (50), Kepala Dukuh Bakung, warga yang menderita chikungunya hanya berjumlah enam orang. Saat ini keenam orang tersebut telah sembuh.
Sebelum Bakung terserang chikungunya, Mujono telah berkonsultasi dengan petugas Puskesmas Pembantu Bangunharjo. Dari hasil konsultasi tersebut, petugas menganjurkan masyarakat agar melakukan pemberantasan sarang nyamuk.
"Saya konsultasi malah dulu pas Pandean dan Maesan Tamanan Banguntapan yang baru terserang. Tapi malah akhirnya Bakung juga kena," kata Mujono. (Tribunjogja.com)