Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Brigadir Mu yang Cabuli Dua Anak SD Diduga Sakit Jiwa

Brigadir Mu, anggota Polda Aceh, diduga menderita gangguan kejiwaan sehingga tega mencabuli dua siswa sekolah dasar (SD) di Banda Aceh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Brigadir Mu yang Cabuli Dua Anak SD Diduga Sakit Jiwa
www.fanpop.com

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Brigadir Mu, anggota Polda Aceh, diduga menderita gangguan kejiwaan sehingga tega mencabuli dua siswa sekolah dasar (SD) di Banda Aceh.

Hal tersebut, merupakan kesimpulan Psikolog Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Aceh, Endang Setianingsih, saat memeriksa Brigadir MU, di Markas Polresta Banda Aceh, Rabu (23/4/2014).

Menurut Endang, mulanya ia menduga tersangka hanya mengalami kelainan seks berupa pedofilia atau kecenderungan suka beraktivitas seks dengan anak di bawah umur.

Namun, berdasarkan keterangan saksi dari gampong tempat tersangka tinggal, Mu pun doyan memperlihatkan alat vitalnya kepada perempuan.

"Perilaku seperti ini diistilahkan ekshibisionisme. Penderita seks menyimpang seperti itu suka dan terangsang jika orang lain takjub, terkejut, takut, dan lain sebagainya atas ulahnya yang memperlihatkan alat kelamin. Kelainan ini suatu gangguan kejiwaan," kata Endang menjawab Serambi, Rabu (23/4).

Namun, menurut Endang, dirinya belum tahu apakah tersangka dulu pernah menjadi korban seks menyimpang atau melihat adegan hubugan seks ketika masih kecil sehingga terangsang untuk berbuat serupa.

"Karena itu, psikolog kepolisian harus bisa mengetahui penyebab kelainan kejiwaan yang berpengaruh terhadap perilaku seks menyimpang tersangka," ujar Endang.

Rekomendasi Untuk Anda

Wakapolresta Banda Aceh Ajun Komisaris Besar Sugeng Hadi Sutrisno mengatakan, tersangka Mu kemarin sudah resmi ditahan setelah sehari sebelumnya diringkus.

"Sedangkan pemeriksaan lanjutan terhadap kejiwaan (psikis) tersangka, sudah selesai dilakukan oleh psikolog dari Polda Aceh, tapi hasilnya belum diberitahukan ke kami," jelasnya.  (sal)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas