Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketua KPAI Yakin Emon Berkomplot

Arist Merdeka Sirait bertemu Wakapolda Jabar, Brigadir Jenderal Richko Amelza Dahniel di Polresta Sukabumi, Selasa (6/5/2014) siang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat

Laporan wartawan Warta Kota, Theo Yonathan Simon Laturiuw

TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI - Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait bertemu Wakapolda Jabar, Brigadir Jenderal Richko Amelza Dahniel di Polresta Sukabumi, Selasa (6/5/2014) siang.

Arist datang lebih dulu sekitar 15 menit ketimbang Richko. Arist sempat berbincang-bincang dahulu bersama wartawan sebelum akhirnya Richko datang.

Setelah Richko datang Arist diajak berbicara didalam ruang kerja Kapolresta Sukabumi. Selain itu hadir pula ahli hypnotherapy dari Komnas Anak dan Psikolog Anak yang dibawa Richko.

Mereka berbincang mengenai proses penanganan kasus sodomi yang dilakukan Emon ini. Menurut Arist menangani korban sodomi ini harus dengan cara khusus. "Apalagi korbannya anak. Makanya kita bawa  hypnotherapis. Agak tak masuk logika. Makanya saya yakin ini (Emon) berkomplot," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas