Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pedagang Emas Nyaris Terkecoh Dari Pengedar Upal yang Akan Membeli Barangnya

Pedagang Emas di Pasar Gotong Royong Kecamatan Lubukraja Kabupaten OKU, nyaris terkecoh oleh pengedar upal yang akan membeli emas

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM.BATURAJA - Pedagang Emas di Pasar Gotong Royong Kecamatan Lubukraja Kabupaten OKU, nyaris terkecoh oleh pengedar upal yang berpura-pura akan membeli emas Senin (5/5/2014).

 Menurut informasi, pristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00, pemilik toko emas atas nama Edi kedatangan calon pembeli. Pria berusia sekitar 35 tahun. Orang ini lalu melihat-lihat dan memilih perhiasan emas yang akan dibelinya. Pemilik toko emas di Batumarta Unit II ini lalu mengambilkan emas yang dipilih pelaku, kemudian pelaku lalu menyerahkan uang pecahan Rp 50 ribu senilai Rp 2 juta.

 Pemilik toko emas kemudian mengamati uang pecahan Rp 50 ribu dan merasa curiga. Kemudian pemilik toko emas lalu mengambil kembali emas yang sudah dibeli pelaku karena uang yang dibayarkan dicurigai palsu.

Korban kemudian mengontak polisi Polsek Lubukraja, tak lama berselang polisi datang dan melakukan identifikasi. Menurut korban, pelaku memiliki ciri-ciri berkulit putih dan sudah keburu kabur sehingga polisi hanya mengamankan barang bukti uang palsu senilai Rp 2 juta. Petugas kemudian mengecek CCTV untuk menyelidiki pelaku.

Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIK MH yang dikonfirmasi Selasa (6/5/2014) mengatakan pihaknya masih memburu pelaku uang palsu tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Sriwijaya Post
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas