Kombes Gadungan Mengaku Dapat Luluskan Calon Polwan
Seorang ibu mengaku jadi korban penipuan oleh dua pria yang berseragam polisi
Editor:
Budi Prasetyo
Laporan Tribun Jateng, Muh Radlis
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG- Seorang ibu mengaku jadi korban penipuan oleh dua pria yang berseragam polisi. Wanita berkerudung asal Cirebon, Jawa Barat ini ditipu oleh dua orang pria yang mengaku berpangkat Kombes Pol dan AKBP bertugas di Mabes Polri.
Kedua pria ini menawarkan kelulusan untuk anaknya yang saat itu sedang mengikuti seleksi penerimaan Brigadir Polri tahun 2014. Saat menemani anaknya mengikuti seleksi tes kesehatan di RS Bhayangkara Kota Semarang, dia dihampiri oleh dua orang pria menggunakan seragam polisi yang ditutupi oleh jaket kulit warna hitam.
"Saya sama orang tua anak lainnya sedang istirahat di mushala RS Bhayangkara, lalu keduanya (pelaku) datang dan menawarkan bantuan. Katanya bisa meloloskan anak saya asal sediakan uang Rp 225 juta," tutur wanita itu, Minggu (11/5/2014).
Bak gayung bersambut, ibu yang ingin melihat anak perempuannya berseragam polisi ini pun menerima tawaran pria itu. Dia bersama lima orang orangtua lainnya menerima tawaran kedua pria tersebut. Dia pun menyerahkan sejumlah uang tunai kepada pria itu.
Rp 195 juta di transfer ke rekening pria itu. Sedangkan 15 juta lainnya diberikan secara tunai di RS Bhayangkara Kota Semarang. Dia baru tersadar menjadi korban penipuan setelah anaknya dinyatakan tidak lolos seleksi penerimaan anggota Polri.
Bukan hanya itu, lima orang tua yang sebelumnya juga menerima tawaran kedua pria itu, anaknya dinyatakan tidak lolos seleksi. "Ada lima orang masih menunggu di RS Bhayangkara, mau laporan juga," katanya.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Liliek Darmanto, mengatakan bahwa penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya. Apabila mendapati orang yang mengaku bisa meloloskan anaknya, harap segera melaporkan ke panitia atau kepolisian. (*)