Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terduga Teroris Ramuji Asal Paciran Lamongan Ditangkap Densus 88

Terduga teroris , Ramuji (28) asal Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran Lamongan ditangkap Densus 88 antiteror,

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM. LAMONGAN -Kembali seorang terduga teroris , Ramuji (28) asal  Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran Lamongan ditangkap Densus 88 antiteror, Selasa (13/05/2014).

 Data yang diperoleh Surya menyebutkan, Ramuji  masuk dalam kelompok Santoso, Eka  yang melakukan aksi di Poso .  Kelompok jaringan Ramuji ini diketahui juga turut berlatih merakit bom di pegunungan Poso Sulteng  dan diendus akan  melakukan bom bunuh diri pada Pilpres Juli mendatang.

 Tersangka  sudah lama menjadi buron Densus 88 dan  dalam pengintaian serta pengawasan yang melelahkan  bagi Densus. Akhirnya, saat kembali ke kampung halamannya, di Desa Kandangsemangkon Paciran, terduga  diendus dan berhasil ditangkap anggota Densus.

 “Sekarang ini masih dikembangkan di wilayah Pantura Paciran.  Dan belum bisa disentuh area lainnya,”ungkap sumber Surya petang ini.

 Sampai sekarang juga belum diketahui kemana Ramuji dibawa Densus 88 setelah ditangkap pukul 12.30 WIB siang tadi. Sementara itu, mantan kombatan  dan juga pentolan Jamaah Islamiyah (JI), Ali Fauzi kepada Surya  petang ini membenarkan, salah warga Paciran bernama Ramuji ditangkap Densus 88 karena terlibat  dalam jaringan Santoso dan Eka.

 Menurut Ali Fauzi, mereka ini diperkirakan akan mengadalan amaliyah bom bunuh diri  pada Pilpres Juli mendatang.  Ia juga tidak mengurai saat sedang apa Ramuji ditangkap Densus. Tak banyak yang diungkapkan Ali Fauzi, namun ia mengemukakan pertanyaan mengapa masih ada warga Lamongan yang terlibat dengan bom.

 “Sejauh mana peran pemerintah daerah Lamongan dalam program deradikalisasi ?,”tanya  Ali Fauzi.

Rekomendasi Untuk Anda

 Apakah ada unsur pembiaran, Ali Fauzi mengajak semua pihak untuk memikirkan sama – sama.”Ayo dipikir bareng- bareng dulur,”pungaksnya

Sumber: Surya
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas