Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Nelayan yang Tewas Asal Cerebon dan Indramayu, Belum Dijenguk Keluarganya

"Dari tadi pagi sampai malam ini belum ada orang atau dari pihak keluarga korban datang ke kami," ujar petugas ruang jenazah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Nelayan yang Tewas Asal Cerebon dan Indramayu, Belum Dijenguk Keluarganya
IST

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Kapal ikan KM Bandar Nelayan 230 milik PT Bandar Nelayan Jl ikan tuna 4 no 8 Pelabuhan Benoa, Denpasar terbakar di perairan Maluku sekitar pukul 10.00 WIT.

Akibat kejadian tersebut dua orang Anak Buah Kapal (ABK) meninggal.

Dua korban tewas akibat terbakarnya kapal KM Bandar Nelayan 230 milik PT Bandar Nelayan, sejak pagi tadi telah dikirim ke ruang jenazah Rumah Sakit Sanglah Denpasar.

Namun hingga kini, belum ada keluarga atau kerabat  yang datang ke rumah sakit tersebut.

"Dari tadi pagi sampai malam ini belum ada orang atau dari pihak keluarga korban datang ke kami," ujar petugas ruang jenazah yang enggan namanya disebutkan kepada Tribun Bali Senin (2/6/2014).

Ia mengatakan, jenazah atas nama Andi Supriadi, pemuda 24 tahun asal Dusun sumur watu kombo, Indramayu, Jawa Barat dan Suherman, laki-laki 42 tahun asal desa Jagapura, Kab Cirebon telah berada sejak pukul 08.00 Wita.

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas