Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pencuri Gondol 95 Tabung Gas di Toko Sila

Sebulan terakhir, dua kasus pencurian tabung berwarna hijau ini terjadi di Kecamatan Somba Opu, Gowa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pencuri Gondol 95 Tabung Gas di Toko Sila
Tribun Timur/Uming
Seorang warga menunjuk pagar besi toko H Sila yang dibobol pencuri saat membawa kabur 95 tabung gas. Pagar tersebut sudah di-las kembali oleh pemiliknya. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Uming

TRIBUNNEWS.COM, SUNGGUMINASA - Kasus pencurian tabung gas ukuran 3 kg marak terjadi di Kabupaten Gowa akhir-akhir ini. Pencurian dengan modus baru di Gowa ini bahkan terjadi menjelang bulan ramadan.

Sebulan terakhir, dua kasus pencurian tabung berwarna hijau ini terjadi di Kecamatan Somba Opu, Gowa.

Yang terbaru terjadi di toko H Sila, Jl Andi Tonro, Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Somba Opu, Selasa (3/6/2014) dini hari. Pelaku berhasil membawa kabur 95 tabung gas.

Cucu korban, Sul (23) yang ditemui Tribun Timur (Tribunnews.com Network) di tokonya, tidak mengetahui pasti waktu kejadian, karena tak seorang pun yang tinggal di toko.

"Tidak tahu juga jam berapa, karena tidak ada yang tinggal disini. Dikunci saja kalau malam," paparnya.

Sul juga mengatakan baru mengetahui tokonya dibobol setelah tetangga menghubungi. Pelaku membobol pintu pagar toko dengan menggunakan gunting besi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dia gunting jerujinya satu pagar, sepertinya anak kecil yang masuk dan ambil lalu oper ke luar ke temannya," lanjut Sul yang langsung mengelas pagar tokonya kembali.

Sekitar bulan lalu juga kejadian sama terjadi di sebuah toko di Kelurahan Romangpolong. Keluarga korban, Harni yang sempat ditemui Tribun Timur, mengatakan pelaku berhasil kabur dengan membawa 80 tabung gas ukuran 3 kg juga.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Gowa, saat dimintai tanggapannya mengimbau agar para agen gas lebih berhati-hati. Jangan menyimpan tabung gas di teras toko.

"Kalau bisa di tempat yang tidak terlihat mata. Karena ini modus baru di Gowa. Biar dalam pagar kalau terlihat dari luar bisa mengumpan pelaku lagi. Apalagi kalau tidak ada yang tinggal di tokonya," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas