Seminar Anti Korupsi, Danny Pomanto dan Tri Rismaharini Adu Konsep Tata Kota
Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini adu konsep tata kota pada acara seminar alumni SMAN 1 Makassar
Editor:
Sugiyarto
Laporan: Ilham / Tribun Timur
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini adu konsep tata kota pada acara seminar alumni SMAN 1 Makassar (Smansa) angkatan 1985 di Hotel Clarion, Jl AP Pettarani, Makassar, Selasa (17/6/2014).
Mereka adu gagasan soal tata kota meski tema seminar yakni, Optimalisasi Peran Pemerintah yang Bersih Bebas Korupsi.
Risma mendapat giliran lebih awal berbicara secara apik memaparkan berbagai keberhasilannya selama memimpin Kota Surabaya.
Tri Risma memaparkan mulai dari pembangunan dan penataan puluhan taman kota, sistem transportasi," sistem perizinan hingga sistem pelayanan pemerintah yang tidak berbelit-belit," tegasnya.
Meski baru lebih sebulan setelah dilantik sebagai wali kota Makassar, Danny Pomanto tak mau kalah dari paparan Risma. Danny pun memebeberkan sejumlah program reaklamasi berbasis mitigasi bencana di Makassar.
Menurutnya, hal ini penting mengingat sejumlah penelitian telah memprediksi kenaikan air laut hingga tahun 2050 akan mencapai 140 cm.
"Alhamdulillah, konsep pentaan pesisir berbasis mitigasi bencana kita menginspirasi lahirnya UU Pengelolaan pesisir. Karena kita sudah melakukannya tahun 2004 waktu saya masih konsultan
sedangkan undang-undang tentang pesisir ini baru dibentuk tahun 2007. Kementrian Kelautan bersama Direktorat Jenderal kementerian Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil mengatakan sendiri hal ini," tutur Danny.
Selain itu, Danny juga menjelaskan bagaimana dirinya kini memacu kerja aparatnya terutama dalam mensukseskan program kebersihan, Makassar Tidak Rantasa (MTR).
MTR menurut Danny, yakni mencakup berbagai aspek penataan lingkungan, dan pola pikir warga, serta membudayakan prinsip LISA (lihat sampah ambil).
Baca tanpa iklan