Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Napi Wanita di Lapas Semarang Jadi Model Busana Muslim

"Banyak sekali informasi, ilmu, dan pengalaman yang kami dapatkan tentang berhijab yang sar'i," ujarnya, Rabu (2/7/2014).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Napi Wanita di Lapas  Semarang Jadi Model Busana Muslim
Tribunnews/Jeprima
Para desainer tampil bersama para model yang memperagakan busana muslim karya mereka dalam acara The Muslim Fashion Capital yang digelar oleh Zalora, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (25/6/2014). Zalora sebagai situs fashion terbesar mendukung Indonesia untuk menjadi pusat busana muslim dunia pada tahun 2020. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM,SEMARANG — Ramadan menjadi bulan yang penuh berkah, tidak salah kalu kita menggunakan hari yang penuh rahmat untuk kegiatan yang baik pula.

Ada yang berbeda di lembaga pemasyarakatan (lapas) wanita Kelas II A Semarang yang berlokasi di MGR Soegiyopranoto, Semarang Tengah, pada awal bulan Ramadhan ini.

Untuk pertama kalinya, mereka berlenggak-lenggok di atas catwalk. Jangan dipikir mereka mengenakan pakaian seksi yang mewah.

Mereka menampilkan pakaian muslim yang dilengkapi dengan hijab.

Tidak hanya itu, mereka mendapatkan informasi atau pengetahuan bagaimana cara memakai hijab yang sar'i yang baik dan simpel melalui "hijab class".

Napi lapas wanita tampak sangat antusias mengikuti acara ini. Peraih juara pertama lomba fashion show, Putri, mengaku mendapatkan ilmu dan banyak informasi.

"Banyak sekali informasi, ilmu, dan pengalaman yang kami dapatkan tentang berhijab yang sar'i," ujarnya, Rabu (2/7/2014).

Rekomendasi Untuk Anda

Kegiatan ini menggandeng Hijabers mom Community (HmC), Hiswana migas junior KAMMI Semarang, dan lembaga kemanusiaan nasional PKPU.

Ira Aira, selaku koordinator acara HmC, menyatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkenalkan cara berbusana muslimah yang sar’i melalui lomba fashion show antar-penghuni LP.

"Kegiatan diawali agenda lomba modifikasi jilbab, fashion show, dan hijab class," katanya.

Fashion show dan sharing ilmu berhijab diakhiri dengan buka puasa bersama 297 warga napi lapas.

Untuk Ramadhan kali ini, PKPU mengusung tema "Rumah di Surga". Miftahul Surur, sebagai kepala cabang PKPU Semarang, berharap bahwa kegiatan di lapas ini bukan yang terakhir kali bagi PKPU untuk dapat memberikan motivasi bahwa surga itu bisa diraih oleh siapa pun.

"Mudah-mudahan predikat takwa akan diraih kita semua sehingga kita mempunyai salah satu kunci rumah di surga," kata Surur.

Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas