Pembantu Rumah Tangga Gantung Diri di Rumah Majikan
Solihin (47), buruh harian lepas syok mendapati temannya, Siti (36), yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga sudah tidak bernyawa, Senin (14/7/2014
Editor:
Sugiyarto
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Solihin (47), buruh harian lepas syok mendapati temannya, Siti (36), yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga sudah tidak bernyawa, Senin (14/7/2014).
Solihin mendapati Siti dalam posisi tergantung di tembok dapur belakang rumah. Mayatnya menempel dinding dengan kaki yang mengambang sekitar setengah meter di atas tanah.
"Saya kaget, tidak percaya dengan apa yang saya lihat," ujarnya dengan nada sedih ketika diwawancara.
Kedua orang yang berasal dari Magelang, Jawa Tengah, tersebut tiap hari bertugas menjaga dan mengurus rumah milik Bakri, warga
Cokrowijayan, Banyuraden, Gamping, Sleman. Saat ini pemilik rumah sendiri tengah bekerja di Jakarta.
Dia menceritakan, awalnya pada pukul 07.00, dia datang ke rumah milik Bakri untuk membersihkan halaman bagian depan dan samping rumah. Usai membersihkan halaman, dia curiga melihat lampu rumah belum dimatikan oleh Siti. Padahal hari sudah terang.
"Waktu itu pintu depan dikunci, akhirnya saya masuk lewat pintu samping. Setelah masuk, saya mendapati Siti sudah dalam posisi
mengenaskan," paparnya.
Setelah itu, dia buru-buru mendatangi perangkat desa setempat guna melaporkan penemuannya. Dari laporan tersebut, lalu di teruskan ke
Polsek Gamping. (Tribunjogja.com)