Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Truk Batu Bara dan Galian C Tak Menggubris Intruksi Gubernur dan Bupati

Meski sudah ada imbauan dari pemerintah provinsi dan Kabupaten Lahat untuk berhenti beroperasi, truk batubara dan galian C tetap saja melintas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Truk Batu Bara dan Galian C Tak Menggubris  Intruksi Gubernur dan Bupati
sripo
Mobil truk batubara menjadi penghalang dan penghambat bagi kendaraan pemudik yang melintas di Kabupaten Lahat dan Muaraenim. 

TRIBUNNEWS.COM, LAHAT - Meski sudah ada imbauan dari pemerintah provinsi dan Kabupaten Lahat untuk berhenti beroperasi, truk batubara dan galian C tetap saja melintas.

Keberadaan mereka membuat perjalanan para pemudik terganggu, padahal volume kendaraan arus mudik meningkat tajam. Sehingga Pemerintah dianggap gagal, dan tak mampu mengontrol para pengusaha batubara.

Pantauan Sripo, truk angkutan batubara masih saja beraktivitas pada H-4 Idul Fitri. Kendaraan berukuran besar tersebut hilir mudik di Jalinsum Lahat-Muaraenim, hingga menghambat laju kendaraan lain terutama pemudik.

Sebab laju kendaraan sangat lamban, dan sering konvoi serta menyulitkan kendaraan lain untuk mendahului.

Padahal pemerintah sudah mengeluarkan intruksi larangan beraktivitas, bagi angkutan batubara. Agar arus mudik yang ada di wilayah Kabupaten Lahat tidak terganggu, dan mengalami kemacetan. Namun hal tersebut sepertinya tak berlaku bagi pengusaha batubara, alias kebal aturan.

"Saya baca di media truk batubara dilarang melintas. Tapi kok masih ada, berarti pemerintah sudah gagal dan tidak mempunyai kekuatan," imbuh Apriansyah (34) pemudik asal Lampung, saat beristirahat di RM Telaga Biru Kecamatan Merapi Barat.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas