Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Walikota Surabaya Konsisten Tolak Pemberian Parcel Lebaran

"Kita heran juga meski selalu ditolak kok ya tetap ada yang kirim parcel. Sampai anak saya ketakutan ada yang kirim parcel dan langsung saya minta di

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Walikota Surabaya Konsisten Tolak Pemberian Parcel Lebaran
tribun timur/muhammad abdiwan
PENJUALAN PARCEL LEBARAN. Pedagang membersihkan dan menata parcel lebaran di salah satu tempat penjualan parcel musiman di jalan Rusa Makassar, Minggu (20/7). Penjualan parcel mengalami peningkatan selama bulan Ramadhan dan jelang lebaran. Parcel tersebut dijual berkisar Rp 100 ribu-Rp 2 juta. tribun timur/muhammad abdiwan 

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Menolak pemberian parcel lebaran konsisten dilakukan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Tidap peduli, darimanapun parcel tersebut berasal selalu ditolak oleh Tri Rismaharini.

"Kita sudah sejak di Bappeko tidak mau terima Parcel dari siapapun. Kalaupun ada yang nekat memberi langsung dikembalikan ke pemberi tanpa pandan bulu," kata Risma, Jumat (25/7/2014).

Memang, diakui Risma, pemberi Parcel banyak cara untuk menyampaikan kepadanya.

Bahkan, sejak menjadi Wali Kota Surabaya para pemberi Parcel seolah tidak jera mengirimkan kepadanya. Baik ke kantor maupun ke rumah pribadinya.

"Kita heran juga meski selalu ditolak kok ya tetap ada yang kirim parcel. Sampai anak saya ketakutan ada yang kirim parcel dan langsung saya minta dibawa kembali ke pengirim," ucap Risma.

Sekarang ini, menurut Risma, petugas keamanan perumahan sudah hafal dengan selalu ditolaknya pengiriman parcel.
Bahkan, ketika pengirim parcel baru sampai di pintu gerbang perumahan langsung ditolak petugas keamanan perumahan dan parcel di tolak untuk masuk serta diminta membawa pulang kembali parcelnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mungkin yang nekat mengirim parcel lebaran itu belum tahu kalau saya menolak menerimanya dengan alasan apapun, jadi dimaklumi saja kalau sekarang masih ada yang kirim dan tetap kita tolak," tutur Risma.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas