Tribun

Pengusaha Tambang Minta Keran Ekspor Minerba Dibuka

Pengusaha tambang meminta kebijakan pemerintah baru untuk kembali membuka keran izin ekspor bahan mentah

Editor: Budi Prasetyo
Pengusaha Tambang Minta Keran Ekspor Minerba Dibuka
KONTAN
Salah satu bentuk kegiatan penambangan batubara di Kaliman 

Laporan Wartawan Tribun Timur / Hajrah

TRIBUNNEWS.COM,MAKASSAR-Pengusaha tambang meminta kebijakan pemerintah baru untuk kembali membuka keran  izin ekspor bahan mentah hingga pembangunan smelter selesai.

Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Sulsel, Amirullah Abbas mengatakan, keringanan ekspor bahan mentah yang diharapkan hanya untuk satu tahun ke depan dengan catatan menaikkan pajak bagi pengusaha.

"Jika biasanya pengusaha membayar pajak ‎pertambangan 20 persen, kami usul naik 30 persen, jadi tetap ada kewajiban yang harus dipenuhi pengusaha sesuai kadar bahan yang diekspor,"kata Amirullah.

Kata Amirullah ‎sejak pemberlakuan larangan ekspor mentah per Januari lalu, para pengusaha tambang merugi hingga 6 miliar dollar Amerika akibat terhentinya operasi tambang.

Bahkan kata Amirullah banyak yang harus melakukan penarikan alat-alat berat yang dipakai menambang hingga pemutusan hubungan kerja karyawan.

Belakangan kata Amirullah demi menyiasati aktivitas pertambangan yang vakum, beberapa pengusaha melakukan substitusi  aktivitas tambang dengan menggarap hutan sekitar daerah tambang dan lainnya.

‎Ia menyakini,  jika pemerintah tidak segera membuat kebijakan baru terkait ekspor bahan mentah, bisa jadi akan membuat  izin tambang semakin banyak dijual kepemilikannya ke

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas