Satu Caleg Terpilih Pakai Pin Imitasi Saat Pelantikan
Pelantikan Anggota DPRD Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terpilih periode 2014-2019 direncanakan 9 September mendatang
Editor:
Rachmat Hidayat
TRIBUNNEWS.COM, TUTUYAN - Pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terpilih periode 2014-2019 direncanakan 9 September mendatang.
Kepala Bagian Umum, Sekrerariat dewan (Setwan) Boltim Fredy Sumenge mengatakan mulai menyiapkan berbagai hal yang akan digunakan dalam pelantikan nanti. "Untuk pin emas dan jas sudah selesai dibuat.
Masing-masing berjumlah 22 pasang. Tata cara dan skenario pelantikan sudah ada," ungkap Ferdy, pada Jumat (8/8/2014).
Selain itu, juga sudah menyiapkan undangan pelatikan. Menariknya, di antara pin yang sudah dipesan tersebut, satu diantaranya adalah pin imitasi.
"Kami menyiapkan juga satu buah pin imitasi, karena ada anggota dewan terpilih yang menolak menggunakan pin emas," kata Fredy.
Dia tak membeberkan siapa yang mengajukan permintaan tersebut. Tapi sebelumnya caleg partai amanat nasional (PAN) Sam Sarul Mamonto, pernah diberitakan menolak menggunakan pin emas dan jas.
"Awalnya direncanakan di gedung baru, tapi karena sampai saat ini belum juga dirampungkkan jadi kita siapkan di gedung lama. Pengambilan sumpah janji oleh ketua pengadilan negeri (PN) serta para rohaniawan," terang Ferdy.
Ferdy menegaskan fasilitas negara yang digunakan oleh anggota dewan periode saat ini harus dikembalikan saat masa jabatan mereka berakhir. "Mobil dinas dan laptop akan dikembalikan, kecuali pin itu sudah jadi hak milik mereka," tegasnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Boltim, Julius Pelealu mengungkapkan sudah mengajukan kembali berkas permohonan peresmian caleg terpilih tersebut untuk mendapatkan Surat Keputusan Gubernur.
"Jumat dua pekan lalu sudah kami ajukan ke Biro pemerintahan dan tembusan ke kesbangpol Provinsi," terangnya.
Caleg yang ditetapkan KPU Boltim sebagai caleg terpilih yakni Faisal Mamonto, Sutanti Ginoga, Antonius Afendy Muaya, Rael Agow, Edsyuko Tendean, Argo Vinsensius Sumaiku, Sam Sachrul Mamonto, Adjis Mamonto, Umar Mamonto Mokoapa, Deval Pontoh, Sofyan Alhabsy.
Kemudian, Abdurahman Ambarak, Jemi Elieser Tine, Sumardia Modeong, Mokoagow M Sehan, Reevy Lengkong, Tomy Sumendap, Samsudin Dama, Saptono Paputungan dan Maryam Batalipu. (ald)