Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polisi Tangkap 11 Warga Asing Pesta Narkoba di Kapal

"Saya amati mereka, setelah yakin saya melaporkan ini pada petugas kapal," kata Budi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap 11 warga asing, karena dicurigai melakukan pesta narkoba di atas kapal, Minggu (17/8/2014) sore. Mereka ditangkap saat masih berada di atas kapal.

Ke-11 warga asing itu, 10 warga Afganistan dan seorang dari Pakistan. Mereka ditangkap polisi di atas KM Gunung Dempo, yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Tanjung Perak.

Polisi mendapat informasi adanya warga asing yang membawa narkoba, saat kapal tiba di pelabuhan, langsung melakukan penggeledahan di atas kapal. Mereka menggeledah 11 warga asing tersebut.

"Saat kami geledah ditemukan satu bungkus kertas yang berisi serbuk," kata Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar.

Bungkus tersebut ditemukan di bawah kasur penumpang salah satu dari warga asing tersebut. Namun polisi masih belum bisa memastikan apakah serbuk itu narkoba atau bukan.

"Serbuk itu kami kirim ke laboratorium untuk diujikan. Sementara 11 warga asing kami lakukan tes urine," kata Lily.

Menurut Lily, tujuan mereka adalah Sulawesi. Saat diperiksa surat-surat mereka lengkap, dan memiliki surat dari UNHCR. Informasinya mereka hendak menuju Australia.

Rekomendasi Untuk Anda

Terungkapnya kasus ini, berawal dari informasi seorang penumpang, Budi Sudiarto (60), purnawirawan TNI.

Saat perjalanan selama satu hari dari Jakarta menuju Surabaya, Budi berada satu ruangan di dek 4 bersama 11 warga asing tersebut.

"Usai makan siang, saya ditawari sabu-sabu oleh salah satu orang asing itu. Dia menawari saya untuk memakainya," kata purnawiran yang terakhir berdinas di Kodim Bantaeng Sulawesi Selatan itu.

Melihat itu Budi terkejut. Diam-diam dia terus mengamati tingkah para warga asing tersebut. Selain sabu-sabu, Budi melihat ada yang memakai ganja.

"Saya amati mereka, setelah yakin saya melaporkan ini pada petugas kapal," kata Budi.

Karena tidak ada polisi di atas kapal, petugas kapal melaporkan kejadian ini pada Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, 11 warga tersebut dimasukkan ke ruang isolasi kapal agar tidak melarikan diri.

"Mereka sempat dimasukkan ke ruang isolasi, khawatir mereka pergi," kata Budi.

Ke-11 warga asing itu adalah Hushtary Urbany, Murtaza Husaini, Abdul Aziz Ahmadi, Naqibullah Amani, Hafiz Hosseni, Sadeq Rajadbi, Mohammad Anwar Haedar, Syaed Mehdi Musavi, Ismail Ziaeie, Ali Husein, dan Muhammad Ali.

Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan tes urine.

Sumber: Surya
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas