Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peti Jenazah Sheila Dikemas dalam Plastik dan Berlabel

Karena jam terbang ke Amerika sangat lama, jenazah korban pembunuhan Sheila perlu dikemas rapi agar tidak menimbulkan bau.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Peti Jenazah Sheila Dikemas dalam Plastik dan Berlabel
Tribun Bali/Irma Yudistirani
RSUP Sanglah, Denpasar, Bali 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Jenazah Sheila von Wisse Mack yang diduga dibunuh oleh anaknya sendiri, Heather Louis Mack (19) dan pacarnya Tommy Schaefer (21), rencananya diterbangkan ke tempat asalnya di Chicago untuk diselidiki oleh lanjut oleh FBI (Biro Penyelidikan Federal) Amerika Serikat.

Aktivitas di instalasi Kamar Jenazah RSUP Sanglah terlihat berjalan seperti biasanya. Petugas duduk rapi di ruang administrasi kamar jenazah dan beberapa orang bercengkerama di halaman, Selasa (19/8/2014) siang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada persiapan dari tim forensik maupun petugas kepolisian untuk memberangkatkan jenazah Sheila Von Weise Mack (62), korban pembunuhan di Hotel St Regis, Nusa Dua.

"Jenazah nanti dikemas jam tiga sore. Rencana jadwal penerbangannya berangkat jam delapan malam ini," kata Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit, saat ditemui Tribun Bali (Tribunnews.com Network), di ruangannya.

Karena jam terbang ke Amerika sangat lama, jenazah korban pembunuhan Sheila perlu dikemas rapi agar tidak menimbulkan bau.

Ada beberapa tahap pengemasan jenazah. Pertama, jenazah diberi dry ice sebagai pengawet. Lalu ditutup menggunakan plat seperti logam.

"Logam ini ditutup kayak disolder begitu. Setelah itu dimasukkan ke dalam peti jenazah dan dipatri menggunakan paku logam," terang Alit.

Rekomendasi Untuk Anda

Usai dimasukkan dalam peti, jenazah dikemas lagi dalam plastik dan diberi label. (Moo)

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas