Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanaman Cabe Petani Lereng Merapi Terkena Hama

Sejumlah petani di lereng gunung Merapi, Kabupaten Magelang mengkhawatirkan produksi tanaman cabai yang terus membusuk diserang hama.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tanaman Cabe Petani Lereng Merapi Terkena Hama
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Petani di Desa Bakoi, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar memanen cabai merah, Senin (24/3/2014). Selama musim kemarau petani merugi akibat buruknya hasil panen. Harga cabai dijual hanya mampu dijual ke penampung Rp 8.000 per kilogram. SERAMBI/M ANSHAR 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNNEWS.COM,  MAGELANG - Sejumlah petani di lereng gunung Merapi, Kabupaten Magelang mengkhawatirkan produksi tanaman cabai yang terus membusuk diserang hama. Akibat hama patek dan daun kuning atau londho itu, produksi tanaman cabai petani menurun hingga 20 persen.

Salah satu petani, Pikir (46) warga Dusun Nglumut, Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang mengatakan, tanaman cabai rawit yang dipeliharanya tidak berbuah maksimal tahun ini. Hal itu lantaran banyak buah yang kembung dan membusuk.

“Selain cabai banyak yang membusuk, daunnya juga menguning. Ini terjadi pada cabai rawit,” jelasnya kepada Tribun Jogja, Kamis (4/9/2014).

Dia mengatakan, akibat penyakit tersebut, cabai juga tidak berbuah maksimal. Dari sekitar 3000 batang pohon cabai, jika biasanya bisa panen hingga 1,5 kuintal, sebanyak 35 kilogram membusuk. Maka, hasil panenan tahun ini cenderung membuat petani merugi.

“Kami mencoba mengatasi dengan penyemprotan, tapi belum berhasil. Penyakit ini dimungkinkan karena cuaca panas dan akibat jamur,” jelas pria yang bekerja sebagai buruh tani ini. (tribunjogja.com)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jogja
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas