Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Mobil Pemadam Soppeng Kecelakaan, Satu Tewas

Saat ia melaju tiba - tiba sopir mobil tidak mampu mengendalikan kendaraannya yang mengakibatkan menabrak pohon

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Mobil Pemadam Soppeng Kecelakaan, Satu Tewas
Warta Kota
ILustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUNNEWS.COM, SOPPENG - Mobil pemadam kebakaran Kabupaten Soppeng, mengalami kecelakaan di Salotungo, Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, yang mengakibatkan satu orang yang meninggal dunia yaitu Pahriadi, sabtu (27/9/2014).

Salah seorang warga Soppeng, Dewi Ramadhani, mengatakan kecelakaan terjadi diperkirakan sekitar pukul 14.30 WITA, saat itu mobil pemadam Soppeng, hendak ke Lajoa, untuk melakukan pemadaman api.

Ia menambahkan saat ia melaju tiba - tiba sopir mobil tidak mampu mengendalikan kendaraannya yang mengakibatkan menabrak pohon yang ada dipinggir jalan.

"Satu orang yang meninggal dunia, dan petugas pemadam lainnya mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke rumah sakit ajjappangnge Kabupaten Soppeng" ungkap Dewi.

Didepan mobil pemadam kecelakaan, masih ada beberapa mobil pemadam lainnya yang sama - sama akan berangkat ke Lajoa. "Yang jelas mobil tersebut dalam rombongan, masih ada mobil pemadam didepan dan dibelakangnya namun satu mobilji yang kecelakaan" ungkapnya.

Sementara keluarga korban, Zulkifli, mengatakan keluarganya langsung meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara beberapa temannya mengalami luka parah seperti patah tulang.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menambahkan sebelum ia berangkat menjalankan tugasnya sebagai petugas pemadam kebakaran, beberapa tanda - tanda yang mulai ia perlihatkan kepada keluarganya seperti baru pertama kalinya ia membawa anaknya ke rumah mertuanya saat pagi hari. Selain itu sebelum ia berangkat ia sempat bermain - main dengan anaknya.

"Tapi menurut informasi yang berkembang jika tidak ada kebakaran di Lajoa, ia hanya dibohongi oleh warga yang menelpon ke petugas pemadam Soppeng.

Rencananya siang ini (minggu), korban Pahriadi, akan dimakamkan setelah shalat dzuhur. Korban meninggalkan dua orang anak, satu masih berumur tiga tahun dan satunya masih berusia dua bulan.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas