Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tukang Pijat Nyaru Polisi Memanfaatkan Isu Penculikan Anak

Kusnadi sadar, perbuatanya itu penuh risiko jika diketahui. Bahkan, sang istri sudah mengingatkan tapi tidak digubris.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Tukang Pijat Nyaru Polisi Memanfaatkan Isu Penculikan Anak
surya/fatkhul alami
Tersangka Kusnadi dengan pakaian polisi diperlihatkan polisi di Mapolresatabes Surabaya, Minggu (28/9/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA  - Kusnadi sadar, perbuatanya itu penuh risiko jika diketahui. Bahkan, sang istri  sudah mengingatkan tapi tidak digubris.

Ia memanfaatkan isu penculikan anak, sehingga nekat keluar masuk sekolah di Manukan. Karena isu tersebut memang cukup marak dan jadi pembicaraan masyarakat saat ini.

"Pihak sekolah juga percaya saja saat saya datang dan ingin memberi informasi supaya hati-hati. Bahkan, Kepala SDN Manukan VI browsing internet dan percaya ada berita penculikan," aku Kusnadi enteng, Minggu (28/9/2014).

Dia menuturkan, jasa memberi informasi soal penculikan itu dipakai untuk meyakinkan sekolah-sekolah.

Apalgi, saat mendatangi sekolah dan mengingatkan supaya guru dan anak-anak berhati-hati soal penculikan, Kusandi memakai pakaian polisi.

Aksi yang dilakukan Kusandi sebagai polisi gadungan akhirnya terbongkar, setelah Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya Menaganti, Gresik, Minggu (28/9/2014).

Polisi akhirnya menggelandang pelaku dengan pakaian lengkap 'polisi'. Selain itu, motor Smesh W 2220 HE yang biasa dipakai alat tranportasi tersangka ikut diamankan.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas