Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Anggota Polisi di Pamekasan Demo Wakapolres

Setelah nanti diketahui hasilnya dan ternyata informasi itu benar, akan dievaluasi dan dipertimbangkan untuk diperbaiki.

Editor: Sugiyarto
zoom-in Anggota Polisi di Pamekasan Demo Wakapolres
Warta Kota/Henry Lopulalan
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, PAMEKASAN –Kasus unjuk rasa anggota Polres Pamekasan, yang menuntut Wakapolres Pamekasan Kompol Hartono, Kabag Ops Kompol Slamet Riyadi dan Kabag Sumber Daya (Sumda) Kompol Sugeng Santoso, diganti, menarik perhatian Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Suprojo Wirjo Sumarjo.

Wakapolda Jatim datang ke Polres Pamekasan bertemu sejumlah anggota yang unjuk rasa dan ketiga perwira yang dituntut mundur dari jabatannya, untuk melihat dan mendengar langsung apa yang telah terjadi di tubuh institusi kepolisian sehingga terjadi unjuk rasa.

Hanya saja pertemuan dengan anak buahnya di Aula Bhayangkari Polres Pamekasan, Sabtu (4/10/2014), selama 1,5 jam itu, berlangsung tertutup.

Di pintu masuk dijaga sejumlah aparat provost sehingga beberapa wartawan media cetak, online, radio dan telivisi hanya menunggu di Halaman Mapolres Pamekasan.

Usai pertemuan, Wakapolda Suprojo Wiro Sumarjo, mengatakan, dari kejadian itu pihaknya meminta Propam Polda Jatim dan Provost untuk meminta keterangan dan memeriksa, baik ketiga perwira yang dituding suka mengeluarkan kata-kata kasar menghina anggota dan anggota yang melakukan unjuk rasa.

Setelah nanti diketahui hasilnya dan ternyata informasi itu benar, akan dievaluasi dan dipertimbangkan untuk diperbaiki. Tapi kalau hanya sekadar ungkapan luapan emosi dari anggota, maka mereka akan diproses.

“Dari hasil pertemuan ini sebenarnya terjadi miskomunikasi. Bisa jadi terdapat sumbatan informasi yang tidak sampai. Mungkin juga selama ini evaluasi kurang rutin, jarang bertemu, jarang dicek, sehingga terdapat unit-unit yang ditugaskan tidak puas karena seperti merasa dikejar-kejar terus,” ungkap Wakapoda.

Rekomendasi Untuk Anda

Dikatakan, boleh jadi seorang pimpinan akan menanyakan kepada anggotanya tentang tugas yang diberikan, bagaimana hasilnya.

Dan ketika pimpinan melakukan evaluasi, lalu mengecek tiada hentinya yang telah dilakukan anak buahnya, maka terjadilah miskomunikasi.

Suprojo WS berharap, setelah dirinya datang ke Polres dan meluruskan apa yang terjadi, selanjutnya masalah yang terjadi antara pimpinan dan anak buah di Polres Pamekasan tidak berkepanjangan dan diselesaikan secara interen.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas