Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Mami Dee Jualan Cewek via BBM

Pascapenutupan kompleks lokalisasi Dolly dan Jarak, praktik prostitusi di Surabaya semakin melebar dengan berbagai model.

Editor: Sugiyarto
zoom-in Mami Dee Jualan Cewek via BBM
surya/habibur rohman
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA– Pascapenutupan kompleks lokalisasi Dolly dan Jarak, praktik prostitusi di Surabaya semakin melebar dengan berbagai model. Yang paling banyak, praktik prostitusi terselubung dilakoni dengan sistem online.

Berulang kali, petugas kepolisian berhasil membongkar jaringan prostitusi sistem online. Salah satunya adalah jaringan prostitusi online yang dikelola oleh Dewi Sundari atau yang akrab disapa Mami Dee. Wanita 25 tahun itu, mulai menjalani sidang atas perkaranya di PN Surabaya, Kamis (30/10/2014).

Pada sidang perdana ini, Mami Dee hanya diam di kursi pesakitan sambil mendengarkan jaksa penuntut umum (JPU) Arief Fathurrahman membacakan dakwaan atas dirinya.

Jaksa dari Kejari Surabaya tersebut, mendakwa Mami Dee dengan jeratan pasal 2 ayat 1 dan ayat 2 Undang-undang nomor 21 tahun 2007 tentang perdagangan orang.

“Terdakwa terbukti menawarkan sejumlah perempuan melalui broadcast BBM dari smartphone miliknya,” ujar jaksa Arief.

 Yang disebar itu adalah foto-foto para pekerja seks komersil (PSK) yang menjadi binaannya. Atau, foto-foto para cewek tersebut biasa dipakai profil picture (PP) di BBM Mami Dee, sebagai bentuk promosi kepada para pelanggan yang sudah menjadi teman di BBM-nya.

Pria hidung belang yang tertarik, tinggal pesan. Tanya tarifnya, dan menyepakati hotel. “Setiap perempuan ditawarkan dengan harga Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta untuk sekali kencan,” lanjut Arief membacakan dakwaannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan untuk kencan seharian, atau long time, Mame Dee biasa mematok tarif untuk setiap anak buahnya sekitar Rp 10 juta. Harga itu, untuk kencan selama sehari.

Dari uang yang didapat, Mami Dee mendapat bagian 30 persen. 70 persennya untuk si PSK yang melayani tamu. Namun, pelanggan atau pria hidung belang yang menggunakan jasa esek-esek ini, harus membayar sendiri hotel tempat meningap.  

“Saya cuma memiliki 12 anak buah Pak,” jawab Dewe Sundari saat ditanya majelis hakim.

Sumber: Surya
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas