Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sopir MPU Mogok, Penumpang di Situbondo Keleleran

"Kalau begini urusan saya bisa terganggu, karena tidak ada sopir MPU," kata Zainal kepada Surya(Tribunnews.com Network).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sopir MPU Mogok, Penumpang di Situbondo Keleleran
Surya/ Izi Hartono
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Budi Handoko saat memberikan pengarahan terhadap Puluhan sopir MPU di terminal situbondo, Kamis (30/10/2014) 

TRIBUNNEWS.COM,SITUBONDO - Sekitar 30  sopir mobil penumpang umum (MPU), menggelar aksi mogok, sebagai bentuk protes adanya penambahan trayek MPU Situbondo-Banyuwangi, Kamis (30/10/2014).

Para sopir memilih diam dan duduk-duduk selama satu jam di terminal Situbondo dengan tidak melayani para penumpang.

Akibat aksi para sopir MPU tersebut, ratusan penumpang keleleran. Bahkan, sebagian menumpang banyak yang mengeluh.

"Kalau begini urusan saya bisa terganggu, karena tidak ada sopir MPU," kata Zainal kepada Surya(Tribunnews.com Network).

Protes para sopir ini, operasi MPU yang tidak mentaati aturan dan main merubah arah trayek.

Padahal sebelumnya, MPU nopol P 7050 UE trayeknya melayani arah Situbondo-Bondowoso.

"Saya minta MPU yang melanggar itu dilarang beroperasi dan ijinnya trayeknya dicabut," ujar Mawardi, salah seorang sopir MPU  kepada sejumlah wartawan

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, para sopir MPU juga mendesak pemerintah dalam hal ini Dinas Perhububan untuk menertibkan MPU bodong yang beroperasi di Situbondo.

Aksi mogok sopir MPU menjadi perhatian Kasat Lantas Polres Situbondo, Dinas Pehubungan, Kepala Terminal dan Organda.

Menanggapi aksi protes sopir MPU, Kepala Dinas Perhubungan, Lutfi  Joko Prihatin berjanji akan segera menertibkan  MPU bodong dan ijin trayek yang mati tersebut.

"Kita akan segera menindak lanjuti, agar para sopir tidak resah," kata mantan Kepala BKD usai menemui para sopir MPU.(Izi Hartono)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas