Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bakal Molor, Pembebasan Lahan Tol Trans Jawa Baru 63 Persen

"Meski pengadaan lahan baru 63,83 persen, tapi untuk penyelesaian uang ganti ruginya sudah mencapai 65,47 persen," ujar Direktur Bina

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bakal Molor, Pembebasan Lahan Tol Trans Jawa Baru 63 Persen
Tribunnews/JEPRIMA
Suasana jalan tol Cawang-Grogol mulai dipadati kendaraan usai libur Lebaran di Jakarta Selatan, Senin (4/8/2014). Hari pertama masuk kerja tampaknya masih dijadikan oleh sebagian karyawan yang bekerja di Jakarta untuk beristirahat setelah melaksanakan mudik di kampung halaman sehingga sebagian ruas jalan Ibukota relatif lancar. (Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Pembangunan jalan tol Trans Jawa dipastikan masih lama.

Pasalnya, sampai saat ini dari 10 titik ruas yang masuk dalam jaringan tol Trans Jawa, yang sudah dibebaskan baru mencapai 63,83 persen saja.

Dari total kebutuhan lahan 5.427,97 hektar, baru 3.464,57 hektar yang dibebaskan.

Ini berarti, masih terdapat 1.963,4 hektar yang belum dibebaskan.

"Meski pengadaan lahan baru 63,83 persen, tapi untuk penyelesaian uang ganti ruginya sudah mencapai 65,47 persen," ujar Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Subagyo, kepada wartawan, Jumat (31/10/2014).

Jika dirinci, progres 10 titik ruas tol Trans Jawa tersebut, kata Subagyo adalah untuk ruas Cikopo-Palimanan dan ruas Kanci-Pejagan sudah mencapai 100 persen, Pejagan-Pemalang (35,97%), Pemalang-Batang (1,86%), Batang-Semarang (3,33%), Semarang-Solo (45,12%), dan Solo-Mantingan (89,91%). Sementara ruas Mantingan-Kertosono (74,56%), Kertosono-Mojokerto (91,31%) dan Mojokerto-Surabaya (81,16%).

Menurut Subagyo, pemerintah akan mempercepat pembangunan jalan tol Trans Jawa, khususnya di empat titik ruas yang pembebasan lahannya sudah diatas 80 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Yakni, Cikampek-Palimanan, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, dan Mojokerto-Surabaya.

"Empat ruas sepanjang sepanjang 144,2 km diharapkan selesai pada tahun 2015. Karena diantara titik ruas lainnya paling siap dari sisi pembebasan lahan," jelasnya.

Apalagi pada awal Oktober 2014 lalu, ruas tol Mojokerto-Kertosono seksi 1 yang merupakan bagian dari proyek nasional tol Trans Jawa sudah diresmikan.

Ruas Mojokerto-Kertosono panjangnya 40,5 kilometer dan merupakan jalan tol terpanjang di Jatim.

Khusus seksi 1 panjangnya hanya 14,7 kilometer.

Meski demikian, ruas ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di sekitar Jombang, khususnya dari arah Kertosono ke Ploso dan sebaliknya, serta arus lalu lintas dari Jombang ke Kertosono dan sebaliknya. (mujib anwar)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas