Dua Hari Pemadaman, Warga Berau Diminta Hemat Listrik
Pemadaman lebih cenderng dilakukan pada malam hari, karena siang hari beban lebih kecil dibanding malam harinya.
Editor: Anita K Wardhani
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen
TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB - Setelah dua hari tak mendapat pasokan listrik selama 30 jam dari PLTU Lati dan melakukan pemadaman bergilir selama 30 jam, PT PLN belum dapat memastikan apakah jaringan listrik akan kembali stabil. PLN juga tak menjamin jika tak ada pemadaman bergilir susulan.
Manajer PT PLN Rayon Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Eko Hadi Pranoto saat dikonfirmasi mengungkapkan jika suplai listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dikelola PT Indo Pusaka Berau (IPB) belum sepenuhnya normal. "Memang saat ini belum terjadi pemadaman, tapi kita lihat nanti," ujarnya, Minggu (2/11/2014).
Eko mengatakan, dua hari sebelumnya, PLTU hanya mengoperasikan 1 unit turbin, karena itu dia belum dapat memastikan jika bakal terjadi pemadaman di luar jadwal yang telah ditentukan. Dijelaskannya pengoperasian 1 unit turbin tersebut disebabkan gangguan eksitasi, seperti yang terjadi pada Jumat (31/10/2014) lalu membuat pemadaman listrik lebih cepat.
Pemadaman lebih cenderung dilakukan pada malam hari, karena siang hari beban lebih kecil dibanding malam harinya. Eko berharap pemadaman tidak terjadi lagi khusus untuk pelanggan umum. Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk melakukan penghematan listrik untuk mencegah pemadaman susulan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.