Ketua Cabang PSHT, Pembleyer Bukan Anggota Tapi Penggembira
"Masalahnya, dari sekitar 133 anggota dari Turi itu tiba di padepokan sore hari. Dan tidak ada yang berangkat malam hari,"ungkapnya.
![Ketua Cabang PSHT, Pembleyer Bukan Anggota Tapi Penggembira](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/20141025_151805_ziarah-ke-makam-tetua-tht.jpg)
TRIBUNNEWS.COM,LAMONGAN - Ketua Cabang PSHT Lamongan Suharto, menilai massa yang membleyer (membunykan gas motor keras-keras) sepeda motor Selasa (04/11) tadi malam bukan anggota PSHT yng dikukuhkan, tapi massa penggembira.
"Kalau anggota yang dikukuhkan berangkatnya sore hari, jam lima sudah di lokasi,"kata Suharto saat dikonfirmasi Surya, Rabu (05/11) pagi.
Jadi mereka yang informasinya dikejar warga itu bukan anggota Ranting Turi yang dikukuhkan.
Suharto memastikan itu massa pendukung atau penggembari yang datang belakang atau malam hari.
"Masalahnya, dari sekitar 133 anggota dari Turi itu tiba di padepokan sore hari. Dan tidak ada yang berangkat malam hari,"ungkapnya.
Sementara soal dua korban yang luka dilempar batu, Suharto mengaku belum tahu pasti apakah anggota PSHT atau tidak.
"Mungkin itu penggembira bukan anggota yang dikukuhkan,"ungkapnya.
Selain itu, kata Harto, sampai pagi ini ia belum mendapatkan laporan dari Ketua Ranting PSHT Turi terkait kejadian semalam.
Namun jauh hari ia memastikan telah melarang konvoi pada semua anggota yang dikukuhkan.
Harto mengaku akan mengecek kejadian semalam yang dikaitkan dengan anggotanya. Termasuk memastikan dua korban luka.st36
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.