Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jelang Naik, Pembeli BBM Jeriken Mulai Serbu SPBU

"Antisipasi kalau bensin jadi naik kami sudah punya stoknya," ujarnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jelang Naik, Pembeli BBM Jeriken Mulai Serbu SPBU
Tribun Jogja/Bramasto Adhy
Sejumlah warga mengantre untuk membeli BBM bersubsidi jenis premium dengan menggunakan jeriken di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Patalan, Jetis, Bantul, DI Yogyakarta, Senin (25/8/2014). Menurut petugas SPBU, kosongnya premium akibat adanya pembatasan kuota BBM bersubsidi. Tribun Jogja/Bramasto Adhy 

TRIBUNNEWS.COM,KEDIRI - Rencana pemerintah menaikkan harga BBM mulai berdampak di masyarakat.

Di Kediri, Jawa Timur puluhan pedagang bensin eceran mulai memborong bensin di SPBU yang masih memiliki stok bensin.

Seperti terlihat di SPBU Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (6/11/2014) puluhan pembeli bensin yang membawa jeriken tampak antre memanjang.

Antrean ini terjadi karena SPBU di sekitarnya sudah keburu habis stoknya. Pembeli BBM dengan jeriken ini mulai mengalami kenaikan semenjak pemerintah berencana menaikkan harga BBM pada bulan November ini.

Sejauh ini petugas masih melayani semua pembeli BBM dengan jeriken.

Petugas juga belum melakukan pembatasan pembelian BBM serta tidak mengecek apakah pembelinya memiliki surat izin dari desa.

Sunari (52) salah satu pembeli BBM dengan jeriken mengaku stok sejumlah SPBU banyak yang terlambat.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga hampir semua pedagang bensin eceran kemudian mendatangi SPBU Paron yang stoknya masih banyak.

Rata-rata setiap pembeli BBM ini membawa dua buah jeriken kapasitas 25 liter. Para pedagang ini mulai memborong BBM setelah mengetahui stok bensin bersubsidi jumlahnya semakin berkurang.

"Antisipasi kalau bensin jadi naik kami sudah punya stoknya," ujarnya.

Sementara seorang petugas SPBU menuturkan, mulai terjadi peningkatan pembeli bensin yang dilakukan pedagang eceran.

"Kalau harga BBM mau naik, pembeli yang bawa jeriken biasanya mengalami peningkatan," tuturnya.(dim)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas