Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ridwan Kamil Ganti Biaya Perbaikan Kendaraan yang Dirusak Bobotoh

"Kami upayakan untuk biaya pengganti," kata Ridwan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Ridwan Kamil Ganti Biaya Perbaikan Kendaraan yang Dirusak Bobotoh
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ribuan bobotoh merayakan keberhasilan Persib Bandung menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dengan berkonvoi di jalanan Kota Bandung, Jumat (7/11/2014) malam. Persib berhasil menjadi juara setelah menundukkan Persipura Jayapura lewat adu penalti dalam laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, pada malam itu juga. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Konvoi bobotoh atau para suporter Persib dalam rangka merayakan kemenangan klub sepakbola asal Bandung itu di LSI 2014 kabarnya mengundang anarkisme. Informasinya ada mobil plat B di Bandung yang jadi sasaran amukan bobotoh.

Oleh karena itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Twitter-nya, Minggu (9/11/2014), menjelaskan bahwa kepada pihak-pihak yang mobil atau motornya rusak karena oknum di jalan maka silakan kirim surat ke Pemkot Bandung.

"Kami upayakan untuk biaya pengganti," kata Ridwan.

Di Twitter-nya, Ridwan Kamil mengimbau bobotoh tertib, dengan tidak meraung-raungkan knalpot kendaraan dan tidak merusak apapun. "Tunjukkan ini syukuran rakyat yang damai," kata dia.

Di pendopo Bandung sebagaimana dilaporkan Tribun Jabar, Ridwan memastikan kendaraan pelat  B asal Jakarta akan aman selama perayaan konvoi Persib.

"Sudah aman, sudah koordinasi dengan bobotoh dengan kapolrestabes juga bahkan semua polisi di Bandung keluar hari ini dan militer juga akan keluar," ujar Emil sapaan akrabnya.

Ia pun mengimbau agar bobotoh tetap menjaga kondusifitas selama perayaan konvoi berlangsung. Emil juga mengimbau agar bobotoh dapat tertib selama berada di jalan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Rayakan syukuran ini dengan damai dan tidak menciderai hak orang lain," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas