Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jeneponto Jadi Daerah Tertinggal

Kabupaten Jeneponto masuk dalam urutan pertama daerah tertinggal sesuai dengan hasil Jambore Pedesaan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Jeneponto Jadi Daerah Tertinggal
NET
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Timur Uming

TRIBUNNEWS.COM,MAKASSAR- Kabupaten Jeneponto masuk dalam urutan pertama daerah tertinggal sesuai dengan hasil Jambore Pedesaan sekaligus Simposium Pedesaan Tertinggal yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI di Hotel Sahid Makassar, Jl. Sam Ratulangi, Rabu (19/11).

Dari hasil tersebut, daerah dibawah kepemimpinan Iksan Iskandar tertinggal disebabkan masih tingginya angka kematian ibu dan gizi buruk yang mencapai 71 kasus. Rendahnya angka harapan hidup 65,15.

Dan indeks pendapatan manusian masih dibawah standar nasional sesuai data tabloid pedesaan sehat yang dibagikan. Dan akumulasi dari tiga tahun lalu.

Hal tersebut diutarakan Deputi Pengembangan Sumber Daya KPDT RI, dr. Ir. Suprayoga. Dan dihadiri Sekretaris Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan, drg. Haslinda.M.Kes, dan asisten Deputi Sumber Daya MKesehatan, Dr. Hanibal.

Hasil ini pun menjadi keprihatinan dari aktivis pemuda. Koordinator Pemuda Peduli Pembangunan Turatea (KP3T), Sapriadi Saleh.

"Saya sangat prihatin jeneponto urutan pertama daerah tertinggal di Sulsel selain Selayar, Pangkep, Toraja Utara. Pemerintah Jeneponto dalam hal ini bupati harus memikirkan masalah ini dengan mengambil kebijakan yang tepat terutama pada masalah kesehatan. Apalagi kami dengar bahwa kementrian Desa, daerah tertinggal, akan turun tangan membantu daerah tertinggal termasuk jeneponto untuk membantu jeneponto keluar dari daerah tertinggal," ujar Supriadi yang juga menghadiri kegiatan tersebut. (Won)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas