Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dituding Sembunyikan APBD 2015, PDI Akan Interpelasi Gubri

Setelah sekian lama tidak ada kejelasan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Riau akan menggiring penggunaan hak interpelasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Dituding Sembunyikan APBD 2015, PDI Akan Interpelasi Gubri
Tribunpekanbaru/Dodi Vladimir
Pelantikan Anggota DPRD Riau Periode 2014-2019, Sabtu (06/09/14) 

TRIBUNNEWS.COM. PEKANBARU - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Riau akan menggiring penggunaan hak interpelasi dewan guna mempertanyakan kepada gubernur terkait status APBD Riau 2015. Perda APBD 2015 yang disahkan oleh DPRD periode 2009-2014 itu, hingga saat ini tak jelas statusnya usai dikembalikan oleh Kemendagri beberapa waktu lalu.

Bahkan Mendagri Tjahjo Kumolo menolak menandatangani verifikasinya karena tidak sesuai dengan hasil keputusan rapat paripurna dewan pengesahan APBD 2015. Kemendagri menyebutkan, sejumlah anggaran diubah tanpa sepengetahuan dewan.

Ketua Fraksi PDIP, Maamun Solihin mengatakan, hingga saat ini pemprov tak kunjung memberi penjelasan terkait APBD 2015. Padahal seharusnya pemprov cepat koordinasi dengan DPRD untuk memastikan status APBD senilai Rp 10 triliun tersebut.

"Saya menilai banyak hal yang disembunyikan. Saya yakin seluruh fraksi di dewan pasti sepaham untuk mengajukan hak interpelasi. Tinggal kapan hal itu akan disampaikan," ujar Maamun, Senin (1/12/2014).

Beberapa waktu lalu, pemprov meminta waktu kepada legislatif untuk membahas APBD tersebut sebelum dikembalikan kepada DPRD Riau untuk dicocokkan kembali sesuai dengan draft paripurna pengesahan Ranperda APBD 2015.

Maamun melihat ada upaya untuk menyembunyikan sesuatu oleh Pemprov Riau. Faktanya ketika draft APBD tersebut dikembalikan Mendagri, pemprov tidak langsung berkoordinasi dengan dewan sesegera mungkin.

"Ini masih dikasih waktu bagi eksekutif untuk menelusuri anggaran yang tidak pas itu. Apapun hasilnya tentu harus dikomunikasikan dengan dewan," kritiknya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas